Kamis, April 3, 2025
BerandaBaliDinsos P3A Bali Klarifikasi Video Viral Donasi LKSA Ganesha Sevanam

Dinsos P3A Bali Klarifikasi Video Viral Donasi LKSA Ganesha Sevanam

GATRABALI.COM, BULELENGDinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali langsung bergerak merespons konten viral di media sosial yang menampilkan permohonan donasi dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Ganesha Sevanam di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, menugaskan timnya untuk mengecek langsung kondisi di lapangan.

Tim ini didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, Pekerja Sosial Kemensos RI, Alfonso Kolimasang, dan beberapa pejabat terkait. Mereka mengunjungi LKSA Ganesha Sevanam pada Rabu, 11 September 2024.

Baca Juga  Astra Motor Bali Berikan Bantuan Satu Unit Motor kepada SMK Rekayasa Denpasar

Hasil kunjungan menunjukkan bahwa video yang viral di media sosial tersebut adalah konten lama yang tidak menggambarkan kondisi terkini. Pengurus LKSA memastikan bahwa stok pangan di panti mencukupi, bahkan berlebih sehingga bisa dibagikan ke lembaga lain.

“Pengurus mengonfirmasi bahwa video viral itu merupakan video lama. Kondisi LKSA saat ini baik-baik saja, stok pangan pun aman,” jelas Luh Ayu Aryani.

Baca Juga  Karya Melaspas Pura Dalem Kekeran, Pemerintah Kabupaten Badung Serahkan Hibah Rp 2,2 Miliar

Menanggapi hal ini, tim gabungan memberikan pembinaan kepada pengurus LKSA Ganesha Sevanam mengenai aturan penggalangan dana sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI No. 8 Tahun 2021 tentang Pengumpulan Uang dan Barang.

Dinsos P3A Bali juga memberikan bantuan sosial berupa 8 paket kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, gula, dan susu untuk anak-anak di panti. Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng turut memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai bagi anak-anak di LKSA.

Baca Juga  Aksi Sosial di Kintamani, Pemprov Bali Distribusikan Bantuan kepada 467 KK Miskin

Saat ini, LKSA Ganesha Sevanam menampung 20 anak, yang terdiri atas 9 anak laki-laki dan 11 anak perempuan, serta 7 anak yang tinggal di luar panti. (gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments