spot_img
spot_img
BerandaBaliDorong Inklusi Pasar Modal, OJK Bali Sasar ASN Lewat Program Tematik TPAKD

Dorong Inklusi Pasar Modal, OJK Bali Sasar ASN Lewat Program Tematik TPAKD

GATRABALI.COM, DENPASAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal, Rabu 7 Mei 2025.

Melalui program tematik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2025, OJK Bali menargetkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai kelompok sasaran utama dalam akselerasi pemanfaatan produk dan layanan pasar modal.

Program ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan sejalan dengan peluncuran Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) oleh OJK sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan melalui inklusi keuangan yang lebih luas di daerah.

Baca Juga  OJK Yakin Target Kredit dan DPK Sesuai Rencana Bisnis Bank 2024

Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti PujiRahayu, mengungkapkan bahwa literasi dan inklusi keuangan di sektor pasar modal masih tergolong rendah. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025 mencatat indeks literasi pasar modal berada di angka 17,78 persen, sedangkan indeks inklusi hanya 1,34 persen.

“Angka ini menunjukkan masih perlunya edukasi dan dorongan partisipasi masyarakat, termasuk ASN, dalam memanfaatkan produk pasar modal sebagai alternatif investasi yang legal dan potensial,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD dan Gubernur Bali Sepakati Enam Perda Penting, Arah Pembangunan Jangka Panjang Diteguhkan

Kolaborasi menjadi kunci dalam pelaksanaan program ini. OJK Bali menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Bali serta pelaku industri jasa keuangan di sektor pasar modal untuk mengedukasi ASN dan masyarakat. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang saham, obligasi, reksa dana, dan instrumen investasi lainnya.

Kegiatan perdana telah digelar di Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan TPAKD Kabupaten Gianyar, BEI Wilayah Bali, dan Mandiri Sekuritas. Kegiatan serupa akan dilanjutkan di seluruh kabupaten dan kota di Bali sepanjang tahun ini.

Baca Juga  Lewat Forum SPI 2025, OJK Teguhkan Komitmen Lawan Praktik Curang di Sektor Keuangan

Tak hanya edukasi dasar, program ini juga akan diisi dengan kegiatan lanjutan seperti pelatihan analisis transaksi saham dan reksa dana, pengenalan Initial Public Offering (IPO), Securities Crowdfunding, hingga Kompetisi Trading Saham antar ASN di seluruh Bali.

Melalui pendekatan berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak, OJK Bali berharap program ini mampu membentuk ekosistem pasar modal yang lebih inklusif, memperluas basis investor lokal, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan industri jasa keuangan yang sehat dan berdaya saing tinggi.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments