GATRABALI.COM, MANGUPURA – Persiapan Duta Kabupaten Badung untuk mengikuti Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 memasuki tahap akhir.
Sanggar Seni Semar Pegulingan Sekar Tunjungbiru yang akan mewakili Badung dalam Wimbakara Taman Penasar menggelar gladi bersih di Balai Banjar Anyar, Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu, 10 Juni 2026.
Penampilan para seniman muda tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi.
Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Plt. Camat Kuta Selatan I Wayan Sujaka Arianta, Lurah Tanjung Benoa I Wayan Sudiana, serta tokoh adat setempat.
Gladi bersih ini menjadi persiapan terakhir sebelum para peserta tampil di panggung PKB yang akan berlangsung di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) Denpasar pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Adi Arnawa mengaku bangga melihat kemampuan dan semangat para peserta yang telah menunjukkan kesiapan yang baik. Ia menilai penguasaan materi dan kualitas vokal para seniman muda sudah berada pada jalur yang tepat untuk bersaing di ajang bergengsi tersebut.
Meski demikian, ia memberikan sejumlah masukan agar penampilan yang disuguhkan nantinya semakin kuat dan berkesan. Menurutnya, unsur ekspresi, penghayatan peran, dan komunikasi dengan penonton harus menjadi perhatian utama dalam sebuah pertunjukan seni.
“Saya melihat kemampuan vokal dan penguasaan materi adik-adik sudah sangat baik. Tinggal bagaimana ekspresi, gerak, dan penghayatan itu lebih dimunculkan sehingga penampilan menjadi lebih hidup dan mampu menyentuh penonton. Jangan hanya fokus pada tembang yang dibawakan, tetapi bangun juga komunikasi dengan penonton. Ketika tampil di atas panggung, kepercayaan diri dan interaksi menjadi bagian penting yang akan memperkuat penyampaian pesan,” katanya.
Menurut Adi Arnawa, keberhasilan sebuah pementasan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kemampuan pemain dalam menghidupkan karakter yang diperankan. Karena itu, ia meminta para peserta terus mendalami setiap tokoh yang dimainkan.
“Karakter yang dimainkan harus benar-benar terasa. Ketika memerankan tokoh tertentu, ekspresi, intonasi suara, hingga gerak tubuh harus mampu menunjukkan identitas dan karakter dari tokoh tersebut,” ucapnya.
Selain aspek artistik, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama masa persiapan. Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga kondisi fisik agar dapat tampil optimal saat hari pementasan.
“Latihan sudah bagus, suara sudah bagus, tetapi kalau tidak disiplin menjaga kondisi tubuh, hasilnya tidak akan maksimal saat tampil nanti. Kesempatan mewakili Kabupaten Badung di PKB adalah sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan memberikan penampilan terbaik dan menunjukkan kualitas seni yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa para seniman muda Badung mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama daerah bersaing di tingkat provinsi.
“Saya yakin dan optimis adik-adik mampu memberikan penampilan terbaik untuk Kabupaten Badung dan mampu tampil maksimal di PKB nanti serta menunjukkan bahwa Kabupaten Badung memiliki generasi muda yang kreatif, berbakat, serta berkomitmen menjaga budaya Bali,” tandasnya.
Sementara itu, Pembina sekaligus Ketua Sanggar Seni Semar Pegulingan Sekar Tunjungbiru, I Wayan Citra, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Badung kepada para peserta. Menurutnya, arahan dan dukungan yang diberikan menjadi tambahan motivasi bagi seluruh anggota sanggar.
“Kehadiran Bapak Bupati dan Ibu menjadi motivasi serta penyemangat bagi kami. Masukan dan arahan yang diberikan tentu menjadi bekal berharga agar anak-anak kami bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Badung di ajang PKB nanti,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang semakin matang, Duta Kabupaten Badung diharapkan mampu menampilkan karya terbaik sekaligus memperkuat eksistensi seni tradisi Bali di panggung PKB XLVIII Tahun 2026.(nov/gb)





