GATRABALI.COM, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan dorongannya untuk meningkatkan program Bina Rohani Kemenparekraf/Baparekraf agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan saat audiensi dengan Badan Rohani Islam, Badan Rohani Hindu, dan Badan Rohani Kristen di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, 30 Juli 2024.
“Ini harus terus ditingkatkan kualitasnya agar pesan-pesan yang disampaikan tetap konsisten. Harapannya, kegiatan keagamaan dan keberagaman ini bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ujar Sandiaga Uno.
Menparekraf juga menambahkan bahwa ke depan, kegiatan Bina Rohani dapat diintegrasikan dengan event di destinasi wisata.
“Misalnya, kita bisa menyelenggarakan acara di Alas Purwo Banyuwangi atau di daerah Jawa Timur yang kaya akan candi-candi. Ini bisa menarik wisatawan minat khusus,” tambahnya.
Sandiaga Uno menekankan bahwa Indonesia, dengan keberagaman dan toleransinya, telah menjadi contoh bagi banyak negara di dunia. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya saling menghargai antarumat beragama.
“Kita harus terus bertoleransi dan saling menghormati satu sama lain,” pesannya.
Audiensi ini bertujuan untuk menindaklanjuti penerbitan SK kepengurusan Badan Pembina Rohani Islam, Hindu, dan Kristen Kemenparekraf/Baparekraf untuk periode 2024-2026. Salah satu fokus pertemuan adalah membahas susunan kepengurusan yang baru, memperkenalkan anggota baru, serta menyampaikan program-program kegiatan yang akan dilaksanakan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Pemasaran Ni Made Ayu Marthini, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, dan Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Ni Komang Ayu Astiti. (gus/gb)