spot_img
spot_img
BerandaBaliGilimanuk Disiapkan Jadi Role Model Digital, Jembrana Optimistis Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Gilimanuk Disiapkan Jadi Role Model Digital, Jembrana Optimistis Tingkatkan Kemandirian Fiskal

GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat transformasi digital sebagai strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjaga stabilitas inflasi.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang dirangkaikan dengan peresmian sistem e-Retribusi Parkir di Terminal Manuver dan Terminal Penumpang Gilimanuk, Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, seluruh Kepala OPD, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Ronald D Parluhutan, Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Indra Gunawan Sutarto, serta Direktur TI PT Bank Pembangunan Daerah Bali Ida Bagus Gede Setiayasa.

Baca Juga  Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Jembrana Resmi Dilaunching

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, menegaskan bahwa penerapan e-retribusi merupakan langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis data.

Menurutnya, digitalisasi harus dimaknai sebagai perubahan budaya kerja, bukan sekadar pemanfaatan teknologi.

Digitalisasi bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi transformasi cara kerja. Kita bergerak dari sistem manual menuju sistem digital yang terintegrasi. Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah akan memperkuat PAD sekaligus meminimalkan potensi kebocoran,” ujarnya.

HLM kali ini dinilai strategis karena berdekatan dengan momentum Hari Suci Nyepi dan awal Ramadan, yang berpotensi meningkatkan mobilitas dan kebutuhan bahan pokok. Sebagai pintu gerbang barat Pulau Bali, Gilimanuk memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik.

Baca Juga  Wujudkan Visi Nangun Sat Kertih Loka Bali, Bupati Tabanan Hadiri Uleman Ngupasaksi

Pemkab Jembrana telah menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya penguatan Gerakan Pangan Murah berbasis sistem pemantauan harga secara real-time, pengawasan distribusi bahan pokok melalui inspeksi rutin ke gudang distributor dan koordinasi dengan otoritas pelabuhan, serta pengaturan operasional pasar untuk menjaga keseimbangan kebutuhan sahur dan buka puasa tanpa mengganggu pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Baca Juga  Wabup Buleleng Tinjau SD Negeri 1 Silangjana, Pastikan Perbaikan Masuk APBD 2026

Gilimanuk juga diproyeksikan sebagai role model digitalisasi terintegrasi di wilayah Jembrana. Keberhasilan implementasi e-retribusi di terminal diharapkan menjadi pemicu percepatan digitalisasi di sektor lain, seperti pasar rakyat dan layanan perizinan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ronald D Parluhutan, mengapresiasi langkah progresif Pemkab Jembrana. Ia menilai sinergi TP2DD dan TPID menjadi bukti komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui digitalisasi.

Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Jembrana optimistis mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, transparan, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments