spot_img
BerandaBaliGrand Launching FK UNBI, Siapkan Dokter Pariwisata dengan Fokus Pencegahan HIVAIDS

Grand Launching FK UNBI, Siapkan Dokter Pariwisata dengan Fokus Pencegahan HIVAIDS

GATRABALI.COM, DENPASAR – Universitas Bali Internasional (UNBI) resmi meluncurkan Fakultas Kedokteran (FK) dalam rangkaian Grand Launching yang digelar di Aula UNBI University, Senin (21/9/2026).

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan bedah buku Manajemen Perilaku: Cara Cerdas Menata Perilaku Sosial Masyarakat dan Lingkungan karya Prof. dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KEMD, FINASIM.

Rektor Universitas Bali Internasional, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM., mengatakan pendirian Fakultas Kedokteran merupakan bentuk kontribusi UNBI dalam menyediakan tenaga dokter bagi masyarakat, khususnya di Indonesia bagian timur.

“Kami mendirikan fakultas kedokteran dengan tujuan ingin menyumbangkan sesuatu kepada masyarakat, terutama menyediakan dokter dan kami akan fokus untuk Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Menurutnya, FK UNBI akan menitikberatkan pada pengembangan dokter umum yang memiliki kemampuan di bidang kedokteran pariwisata, khususnya terkait penanganan dan pencegahan HIV/AIDS dalam ekosistem pariwisata.

Baca Juga  Pasangan Wayan Koster dan Giri Prasta Raih Nomor Urut 2, Sebagai Restu Alam untuk Melanjutkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

“Kami menghasilkan dokter umum yang mempunyai kemampuan kedokteran pariwisata khususnya dalam penanganan pencegahan HIV/AIDS dalam ekosistem pariwisata. Hal ini kami anggap penting karena masalah pariwisata di Bali itu yang paling utama,” katanya.

Ia menjelaskan, fakultas tersebut disiapkan untuk mencetak dokter yang mampu bekerja dan berusaha di tingkat masyarakat sehingga dampak positif sektor pariwisata dapat terus ditingkatkan, sementara dampak negatifnya dapat ditekan.

Selain Bali, UNBI juga menargetkan kontribusi pendidikan kedokteran ke wilayah Nusa Tenggara, Papua, dan daerah lainnya. Karena itu, dukungan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha pariwisata, hingga sektor pendidikan dinilai sangat diperlukan.

Made Bakta juga mengungkapkan bahwa peluncuran FK UNBI dilakukan setelah terbitnya Surat Keputusan pada 31 Agustus 2026 yang mencakup dua program studi, yakni Program Sarjana dan Program Profesi.

Baca Juga  Menteri PUPR Resmi Tutup World Water Forum ke-10

“Kami mengundang para pejabat dan juga kepala-kepala sekolah, sehingga beliaulah yang akan lebih mengetahui dan bisa mendorong murid-muridnya untuk ikut bersama kita di FK UNBI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali, Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA., menyatakan pihak yayasan telah menyiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk operasional fakultas, termasuk laboratorium yang telah diverifikasi oleh para asesor.

“Kami dari yayasan menyiapkan tentu semua persyaratan terutama laboratorium dan juga sudah diverifikasi oleh para asesor. Kami optimistis untuk mendapatkan mahasiswa pada batch pertama fakultas kedokteran ini,” katanya.

UNBI saat ini masih membuka pendaftaran mahasiswa Fakultas Kedokteran hingga 31 Oktober 2026. Gelombang pertama berlangsung sampai 1 Oktober, sedangkan periode berikutnya dibuka mulai 1 Oktober hingga 30 Oktober 2026.

Baca Juga  Lepas 234 Wisudawan, UNBI Mantapkan Keunggulan untuk Siap Bersaing

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, UNBI juga menggelar bedah buku Manajemen Perilaku: Cara Cerdas Menata Perilaku Sosial Masyarakat dan Lingkungan. Menurut Made Bakta, buku tersebut relevan dengan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Fakultas Kedokteran.

“Buku itu sangat relevan dengan apa yang harus kita kembangkan ke depan di Fakultas Kedokteran dalam manajemen perilaku SDM kita,” ujarnya.

Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali, Nyoman Gede Astina, menambahkan bahwa kompetensi seorang tenaga kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap dalam menjalankan profesinya.

“Yang pertama knowledge, yang mana harus menguasai pengetahuan di bidangnya, kedua skill atau keterampilan, dan yang ketiga adalah attitude, bagaimana seorang dokter berperilaku kepada pasiennya,” katanya.(ri/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments