spot_img
spot_img
BerandaBaliHUT ke-422 Singaraja, Bupati Sutjidra Tegaskan Arah Pembangunan dan Penguatan Produk Unggulan

HUT ke-422 Singaraja, Bupati Sutjidra Tegaskan Arah Pembangunan dan Penguatan Produk Unggulan

GATRABALI.com, BULELENG – Memasuki usia ke-422, Kota Singaraja tidak hanya merayakan hari jadi, tetapi juga menegaskan arah pembangunan berbasis keberagaman, gotong royong, dan keharmonisan.

Pemerintah Kabupaten Buleleng memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat layanan dasar serta mendorong pengembangan produk unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, usai rangkaian peringatan hari jadi kota di Taman Kota Singaraja, Senin, 30 Maret 2026.

Menurutnya, semangat perayaan tidak berhenti pada simbol seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata, khususnya pada sektor layanan kesehatan, pendidikan, kemandirian pangan, irigasi pertanian, serta penataan kawasan dan infrastruktur penunjang pariwisata.

Baca Juga  Dinas PMD Buleleng Selenggarakan 11 Pilkel pada September 2023

“Mari bersama-sama membangun Buleleng yang kita cintai. Jaga kedamaian dan kenyamanan agar daerah ini benar-benar menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Di sektor ekonomi lokal, Pemkab Buleleng juga mendorong penguatan produk unggulan melalui skema indikasi geografis. Salah satunya adalah Kopi Robusta Lemukih yang telah memperoleh pengakuan resmi. Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan pengusulan untuk gula aren Pedawa serta kopi dari kawasan Gunung Kutul di wilayah Puncaksari.

“Saya yakin ini akan menambah nilai ekonomi sekaligus memperkuat pengakuan terhadap produk unggulan Buleleng,” tambahnya.

Untuk prioritas pembangunan tahun ini, Pemkab menyoroti revitalisasi layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Buleleng. Tingginya jumlah pasien dinilai menyebabkan antrean panjang, bahkan hingga ke luar gedung.

Baca Juga  Dukungan Guru dan Orang Tua Hidupkan Lomba Senam di Peringatan HUT ke-422 Kota Singaraja

“Keluhan masyarakat paling banyak terkait antrean operasi dan keterbatasan ruang pelayanan. Tahun ini kami mulai revitalisasi secara bertahap, dengan prioritas pada layanan kegawatdaruratan dan tindakan medis,” jelasnya.

Selain sektor kesehatan, penataan kawasan strategis seperti Titik Nol Singaraja, kawasan wisata Lovina, serta pengembangan Pelabuhan Tua Buleleng juga menjadi fokus. Upaya ini turut didukung dengan perbaikan infrastruktur jalan guna menunjang akses pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata.

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal jalan, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata yang saling terkait,” tegasnya.

Baca Juga  Perjalanan Suci Dimulai, Wabup Buleleng Lepas Rombongan Jemaah Umroh di Masjid At-Taqwa

Usai kegiatan, Bupati Sutjidra juga meluncurkan program diskon pajak JOSS PATEN, menerima sertifikat indikasi geografis dari Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Kopi Lemukih, serta menerima penghargaan Unit Kerja Pelayanan berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PANRB RI yang diberikan kepada UPTD Puskesmas Sawan I.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Buleleng menegaskan komitmennya untuk menjadikan Singaraja sebagai kota yang tidak hanya bersejarah, tetapi juga maju dan berdaya saing di masa depan. (adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments