GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dewan Pengurus KORPRI kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan anggota dengan menyerahkan santunan bagi pegawai yang pensiun, anggota yang menjalani rawat inap, serta ahli waris anggota yang meninggal dunia.
Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan HUT KORPRI ke-54 dan HUT PGRI ke-80, bertempat di halaman parkir Inspektorat Jembrana, Rabu, 26 November 2025.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir langsung memberikan dukungan dan memastikan penyaluran santunan berjalan lancar.
Selain itu, KORPRI juga menyalurkan parsel kepada masyarakat yang sedang menjalani perawatan inap di puskesmas sebagai bentuk kepedulian sosial. Total 16 parsel diserahkan untuk pasien rawat inap di seluruh Puskesmas di Jembrana.
Dalam sambutannya, Bupati Kembang menegaskan bahwa santunan yang diberikan merupakan simbol perhatian dan kebersamaan dalam keluarga besar KORPRI.
“Ini bukan sekadar bantuan dana, tetapi wujud solidaritas dan rasa peduli kepada anggota yang memasuki purna tugas, yang sedang menjalani perawatan, maupun keluarga anggota yang berpulang. Semoga dapat membantu dan memberi kekuatan,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif pemberian parsel kepada masyarakat. Menurutnya, aksi berbagi ini mencerminkan kedekatan aparatur pemerintah dengan masyarakat serta memperkuat nilai pengabdian.
“Semoga semangat berbagi seperti ini terus tumbuh dan menjadi pengingat bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama,” tambahnya.
Sekda Jembrana sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI, I Made Budiasa, menyampaikan total santunan periode II Tahun 2025 mencapai Rp 207.000.000. Dana berasal dari iuran anggota KORPRI yang dipotong dari gaji bulanan.
Rincian santunan terdiri dari:
108 penerima santunan pensiun, masing-masing Rp 1.000.000 (total Rp 108.000.000).
44 anggota menerima santunan rawat inap, masing-masing Rp 1.000.000 (total Rp 44.000.000).
11 ahli waris menerima santunan kematian, masing-masing Rp 5.000.000 (total Rp 55.000.000).
Acara berlangsung hangat, ditutup dengan penyerahan santunan dan parsel secara simbolis kepada para penerima.(ri/gb)





