spot_img
BerandaBaliJangan Buru-Buru Saat Hujan! Astra Motor Bali Ungkap Kesalahan yang Berisiko Picu...

Jangan Buru-Buru Saat Hujan! Astra Motor Bali Ungkap Kesalahan yang Berisiko Picu Kecelakaan

GATRABALI.COM, DENPASAR – Berkendara saat hujan membutuhkan perhatian ekstra. Keinginan untuk segera sampai ke tujuan dengan mempercepat laju sepeda motor justru bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik dan menyesuaikan cara berkendara sesuai kondisi cuaca.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, menegaskan bahwa faktor keselamatan harus tetap diutamakan ketika hujan mulai turun. Pengendara perlu mencermati kondisi jalan, jarak pandang, kesiapan sepeda motor, hingga perlengkapan yang digunakan.

“Ketika hujan mulai turun, jangan terpancing untuk memacu kendaraan karena ingin cepat sampai. Kurangi kecepatan secara bertahap, jaga jarak, dan tetap tenang. Lebih baik meluangkan waktu untuk berhenti di tempat yang aman daripada memaksakan perjalanan,” kata Yosept.

Baca Juga  Kompetisi FeVoSH 2026 Regional Bali Rampung, Astra Motor Bali Dorong Kualitas Vokasi SMK

Agar tetap #Cari_Aman selama perjalanan di tengah hujan, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan pengendara sepeda motor.

1. Lengkapi perlengkapan berkendara

Sebelum berangkat, pastikan menggunakan helm berstandar SNI dengan kaca yang bersih. Sediakan pula jas hujan model setelan yang ukurannya sesuai tubuh. Hindari jas hujan dengan bagian yang menjuntai karena berisiko tersangkut pada komponen sepeda motor. Simpan perlengkapan di tempat yang mudah dijangkau agar bisa digunakan tanpa tergesa-gesa saat hujan turun.

2. Periksa kesiapan sepeda motor

Kondisi kendaraan perlu dipastikan sebelum digunakan. Periksa tekanan dan kondisi ban sesuai rekomendasi pabrikan, fungsi rem, serta lampu utama, lampu belakang, dan lampu sein. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting untuk mendukung keselamatan selama perjalanan.

Baca Juga  Empat Ruko Ini Dilalap Si Jago Merah di Jimbaran

3. Berkendara lebih pelan dan jaga jarak

Saat hujan, permukaan jalan menjadi basah sehingga pengendara perlu lebih berhati-hati. Kurangi kecepatan sesuai kondisi jalan dan beri jarak yang cukup dengan kendaraan di depan. Hindari pengereman mendadak, akselerasi berlebihan, serta perubahan arah secara tiba-tiba agar kendaraan tetap terkendali.

4. Waspadai genangan air di jalan

Jangan langsung menerobos genangan yang ditemui selama perjalanan. Air dapat menutupi lubang atau kerusakan jalan yang tidak terlihat. Jika kedalaman air dan kondisi permukaan jalan tidak diketahui, sebaiknya gunakan jalur alternatif yang aman atau menunda perjalanan. Jangan mengambil keputusan hanya dengan mengikuti kendaraan lain.

Baca Juga  Sekda Bali Kukuhkan Pengurus Tiga Asosiasi Profesi untuk Perkuat Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan

5. Berhenti ketika kondisi tidak memungkinkan

Apabila hujan semakin lebat atau jarak pandang mulai terganggu, pengendara sebaiknya mencari tempat berhenti yang aman di luar badan jalan. Pilih lokasi yang tidak mengganggu arus kendaraan, akses keluar-masuk, maupun jalur pejalan kaki.

“#Cari_Aman dimulai dari keputusan sederhana, seperti memastikan motor siap digunakan, memakai perlengkapan yang sesuai, dan mengetahui kapan harus menunda perjalanan. Sampai di tujuan dengan selamat harus selalu menjadi prioritas,” ujar Yosept.

Melalui kampanye edukasi ini, Astra Motor Bali berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat. Pengendara juga diharapkan membiasakan perilaku #Cari_Aman demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.(ri/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments