Kamis, April 3, 2025
BerandaBaliJelang Galungan, Sekda Bali Tegaskan Stok Pangan Cukup dan Minta Hindari Panic...

Jelang Galungan, Sekda Bali Tegaskan Stok Pangan Cukup dan Minta Hindari Panic Buying

GATRABALI.COM, DENPASAR – Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang akan datang dua minggu lagi, permintaan bahan pangan di Bali diperkirakan akan meningkat.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau menimbun stok pangan. Menurutnya, stok pangan di Bali saat ini masih dalam keadaan aman.

“Saya minta seluruh masyarakat Bali tetap tenang dan tertata menyambut Hari Raya Galungan. Stok pangan di Bali aman,” ujar Dewa Indra pada acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali di Ruang Rapat Prajasabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu 11 September 2024.

Sekda Bali juga menekankan pentingnya peran instansi terkait di kabupaten/kota untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan ketersediaan pangan dan menghindari kenaikan harga.

Baca Juga  Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Bali Ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

“Jika ada stok yang kurang, segera lakukan koordinasi dengan wilayah lain untuk menukar stok dan mengatasi kekurangan. Ini penting untuk mencegah kenaikan harga akibat permintaan yang tinggi,” tambahnya.

Untuk menekan inflasi, Dewa Indra menyarankan diadakannya operasi pasar murah. Komunikasi yang efektif dengan masyarakat mengenai ketersediaan dan keamanan stok pangan juga dianggap penting.

Inflasi di Bali saat ini mencapai 2,32%, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,53%. Inflasi tertinggi tercatat di Kota Denpasar (2,95%), sementara Kota Tabanan mencatat inflasi terendah (1,68%).

Ekonomi Bali pada triwulan II-2024 tumbuh sebesar 5,36%, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,05%. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum memberikan kontribusi besar sebesar 21,17%, sedangkan konsumsi rumah tangga menyumbang 52,14%. Pariwisata Bali juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan jumlah wisatawan mancanegara mencapai 2.911.155, melampaui angka sebelum pandemi COVID-19.

Baca Juga  Gema UMKM Buleleng 2023, DisdagperinkopUKM Gencar Wujudkan KUMKM dengan Pondasi 'Go Digital'

Dewa Indra menegaskan bahwa pengelolaan ekonomi yang baik adalah yang dapat menjaga inflasi tetap terkendali sembari memastikan pertumbuhan ekonomi tetap positif. Ia yakin bahwa TPID Provinsi Bali serta kabupaten/kota akan terus berupaya menekan inflasi secara intensif menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Inflasi pangan strategis berpotensi meningkat akibat naiknya permintaan pasar selama hari besar ini.

Sekda Bali juga meminta TPID memperkuat sinergi dalam merumuskan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga pangan di Bali.

Baca Juga  Pemprov Bali Sosialisasikan pada Hotel dan Restoran Gunakan Produk Lokal UMKM Bali

“Inflasi yang rendah dan stabil sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, menegaskan bahwa stok elpiji 3 kg, 12 kg, dan 50 kg masih aman dan pemantauan lapangan secara rutin dilakukan untuk mencegah kecurangan terkait pemindahan isi elpiji.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadjadja, memberikan empat rekomendasi untuk pengendalian inflasi di Bali, yakni menjaga Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan dengan meningkatkan produktivitas pertanian, Kelancaran Distribusi rantai pasok, dan Komunikasi Efektif mengenai harga pangan di pasar tradisional.

Acara HLM TPID ini dihadiri oleh Polda Bali, Kepala BPS Bali, Bupati/Walikota se-Bali, serta pemimpin wilayah Bulog Bali.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments