GATRABALI.com, KLUNKUNG – Produk kerajinan endek buah karya masyarakat di desa Sampalan Kelod, Kabupaten Klungkung hingga kini masih diminati pasar.
Salah satu pengerajin kain tenun teradisional endek, Ni Wayan Sri Asih, Minggu, 5 November 2023, di kediamannya Desa Sampalan Kelod, Kabupaten Klungkung ini misalnya.
Dirinya menyampaikan, produk kerajinan tenun tradisional endek telah digeluti sejak 1995 hingga kini disebut masih diminati pasar lokal maupun luar Bali.
“Hal ini disebabkan lantaran motif kerajinan tenun khas tradisional Bali ini memiliki beragam corak, cakra, tamiang hingga motif Bun.Selain itu menerima juga pengerjaan motif sesuai keinginan konsumen,” paparnya.
Sri Asih menyebutkan, banyak sedikit hasil tenunan sangat ditentukan dari para penenun jika cepat dan cetakan menenun, penenun mampu menghasilkan kurang lebih 4 meter kain sedangkan, jika proses penenunan lama dilakukan kurang lebih 2 meter kain endek mampu dihasilkan per harinya.
Sembari Sri Asih menyebutkan, harga permeter kain endek dibandrol mulai Rp 125 hingga 150 ribu per meter.(gun/gb)





