Minggu, Juni 16, 2024
BerandaBaliKecelakaan Truk Tronton Muatan 26 Ton Ganggu Lalu Lintas Desa Nyambu -...

Kecelakaan Truk Tronton Muatan 26 Ton Ganggu Lalu Lintas Desa Nyambu – Kaba Kaba

GATRABALI.com, TABANAN –  Lakalantas tunggal yang terjadi pada Jumat 15 September 2023 di ruas jalan desa Nyambu – Kaba Kaba telah mengganggu arus lalu lintas setempat. Kejadian ini terjadi ketika sebuah truk tronton dengan muatan botol seberat 26 ton terperosok, menghalangi sepadan jalan dan mengganggu arus lalu lintas dari jalur selatan dan utara.

Pihak berwenang, termasuk petugas kepolisian dari Polsek Kediri dan polisi Banjar, bersama dengan Babhinkamtibmas, Perbekel, dan Kawil segera merespons insiden tersebut. Mereka menghubungi Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan dan mengirimkan mobil derek untuk melakukan evakuasi. Selama proses evakuasi, pengguna jalan diarahkan ke jalur alternatif yang dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat diarahkan untuk memutar balik menuju desa Kaba – Kaba melalui Wilayah Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Juga  KPU Bali Gencar Sosialisasi Pemilu 2024 melalui Media Gathering Jurnalis Pemilu

Kapolsek Kediri, Kompol Ni Komang Sri Subakti, memberikan penjelasan bahwa sebelum insiden ini terjadi, truk tronton dengan nomor L-8488-UR yang dikemudikan oleh Sutrisno, datang dari arah utara menuju arah selatan dengan tujuan PT. Langgeng Kreasi Jaya Prima (Pabrik Miras) di Carik Padang, Desa Nyambu. Truk ini membawa muatan botol seberat 26 ton. Namun, karena waktu saat itu adalah jam 02.00 WITA dan tidak sesuai dengan SOP yang mengizinkan masuk mulai jam 07.00 WITA, truk mencari jalan untuk memutar arah di Simpang Nyambu.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Musda ke-VI Muhammadiyah Kota Denpasar 

Sayangnya, saat melakukan manuver tersebut, tidak ada pengawasan yang memadai, ditambah dengan cuaca yang gelap. Hal ini menyebabkan roda belakang kanan truk masuk ke dalam got di sebelah barat, dan akhirnya truk tronton melintang di badan jalan, menghambat akses kendaraan.

“Kurangnya perhatian sopir terhadap situasi jalan dan keputusan untuk memutar arah dalam kondisi cuaca gelap menyebabkan kecelakaan ini terjadi,” jelas Subakti.

Baca Juga  Tunjang Pengembangan Pariwisata, Pemkab Buleleng Terima CSR Dermaga Apung

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan SOP yang berlaku, terutama saat berkendara di malam hari atau kondisi cuaca buruk. Kita harus menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas demi keselamatan bersama. (gb)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments