GATRABALI.COM, BULELENG – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana kembali menekankan pentingnya netralitas bagi seluruh pegawai pemerintah, baik ASN maupun tenaga non-ASN, dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.
Pernyataan ini disampaikannya usai memimpin Rapat Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Nasional Tahun 2024 Kabupaten Buleleng di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Jumat, 23 Agustus 2024.
Lihadnyana menegaskan bahwa Undang-Undang mewajibkan pegawai pemerintah, baik ASN maupun non-ASN, untuk menjaga netralitas tidak hanya selama kampanye tetapi juga sebelum dan setelah tahapan Pilkada. Menurutnya, menjaga netralitas ini sangat penting untuk memastikan situasi tetap kondusif dan untuk membawa nama baik Kabupaten Buleleng di tingkat pusat.
“Jangan sampai menjadi sorotan lagi karena menjadi zona merah setiap ada pesta demokrasi. Makanya dari awal kita harus antisipasi meskipun suasananya sudah kondusif saat ini,” ujar Lihadnyana.
Sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali, Lihadnyana juga menekankan bahwa netralitas harus dijaga oleh semua lapisan pegawai, bukan hanya pejabat tinggi. Ia meminta Sentra Gakkumdu untuk lebih responsif dalam menangani laporan terkait pelanggaran netralitas selama Pilkada Serentak 2024.
“Apalagi para tenaga kontrak atau non-ASN yang sedang berproses agar status kepegawaiannya jelas menjadi seorang PPPK. Jangan sampai terlibat dalam politik praktis atau melakukan pelanggaran yang bisa menghambat proses tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, mengumumkan bahwa tahapan Pilkada dimulai pada 24 Agustus 2024, dengan pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng yang akan dibuka hingga 26 Agustus 2024. KPU Buleleng akan menerima pendaftaran dari 27 hingga 29 Agustus 2024.
Dudhi Udiyana juga menyebutkan bahwa KPU Buleleng masih menunggu petunjuk dari KPU Provinsi Bali dan KPU Pusat terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru-baru ini dikeluarkan. “Ini sudah mepet waktunya. Kita hanya punya hari ini saja,” pungkasnya. (adv/gb)





