GATRABALI.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan pembenahan sistem pengadaan barang dan jasa dengan memperkuat pemanfaatan teknologi digital.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui sosialisasi penerapan Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan perangkat daerah menghadapi sistem pengadaan yang kini semakin terhubung dengan pengelolaan keuangan secara elektronik. Melalui sosialisasi ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme penggunaan KKI dalam mendukung proses transaksi pengadaan pemerintah yang lebih modern.
Kepala Bagian PBJ Setda Buleleng, I Made Suwitra Yadnya, mengatakan bahwa peningkatan pemahaman terkait penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) atau KKI menjadi salah satu tujuan utama kegiatan tersebut.
“Tujuan dari diselenggarakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan dalam penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) atau KKI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Suwitra, transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Sistem pembayaran non tunai melalui KKI dinilai mampu memberikan kemudahan dalam pelaksanaan transaksi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah.
Selain memangkas proses administrasi yang selama ini dilakukan secara konvensional, sistem digital juga memungkinkan seluruh transaksi tercatat secara lebih rapi dan terintegrasi. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan sekaligus menciptakan proses pengadaan yang lebih transparan.
Dalam mendukung implementasi E-Katalog Versi 6, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga membangun kolaborasi dengan BPD Bali sebagai mitra layanan perbankan serta sejumlah platform marketplace lokal. Sinergi ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pengadaan elektronik yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh seluruh perangkat daerah.
Di sisi lain, keterlibatan marketplace lokal membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM Buleleng untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah. Dengan semakin banyak produk lokal yang masuk dalam sistem pengadaan digital, diharapkan belanja pemerintah dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat serta memperkuat daya saing usaha daerah.
Melalui langkah ini, Pemkab Buleleng berharap penerapan KKI dan E-Katalog Versi 6 dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang lebih cepat, efisien, transparan, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.(adv/gb)





