spot_img
spot_img
BerandaBaliLomba Inovasi OPD Buleleng 2025, Panggung Kreativitas untuk Pelayanan Lebih Cepat dan...

Lomba Inovasi OPD Buleleng 2025, Panggung Kreativitas untuk Pelayanan Lebih Cepat dan Tepat

GATRABALI.COM, BULELENG – Upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menumbuhkan semangat inovasi di kalangan aparatur sipil negara terus mendapat perhatian serius.

Melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, pemerintah daerah menggelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2025 yang melibatkan seluruh OPD.

Dari 56 inovasi yang masuk, tiga OPD dinobatkan sebagai yang terbaik dan menerima penghargaan langsung dari Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, seusai upacara peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Bupati, Senin, 10 November 2025.

Baca Juga  Turunkan Stunting, Bappeda Buleleng Ikut Andil dalam Dukung Program Indonesia Emas 2024

Kepala Brida Buleleng, Ketut Suwarmawan, menyebut lomba tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas kinerja aparatur pemerintah daerah.

“Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan semangat berinovasi di setiap perangkat daerah. Momen Hari Pahlawan kami jadikan simbol kebangkitan inovator daerah yang bekerja untuk kemajuan pelayanan publik,” ungkapnya.

Dari hasil penjurian yang dilakukan sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng berhasil meraih peringkat pertama dengan inovasi ‘Balita Balita (Bayi Lahir Berakta)’. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan akta kelahiran bayi baru lahir. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng menempati peringkat kedua dengan inovasi ‘Singaku (Sistem Informasi Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha)’, disusul oleh Dinas Kominfosanti Buleleng di peringkat ketiga melalui inovasi ‘Singa Pinter (Sistem Navigasi Akses Pemanfaatan Layanan dan Informasi Terintegrasi)’.

Baca Juga  Gelar Fam Trip ke Bali Utara, Pemkab Buleleng Gandeng ASITA Bali untuk Tingkatkan Pariwisata

Kaban Brida yang akrab disapa Ketsu itu menegaskan, lomba inovasi akan terus dikembangkan bahkan hingga ke tingkat desa.

“Kami ingin inovasi ini tidak berhenti di tingkat OPD. Ke depan akan kita dorong hingga ke desa-desa, agar kreativitas dan pelayanan publik semakin meningkat,” pungkasnya.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments