GATRABALI.COM, GIANYAR – Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Ketua Dekranasda Gianyar Surya Adnyani Mahayastra resmi membuka pameran UMKM dalam rangka Pekan Budaya Gianyar menyambut HUT ke-255 Kota Gianyar, Minggu, 12 April 2026 sore di Alun-alun Kota Gianyar.
Pameran tahun ini tampil berbeda dengan mengusung konsep one village one product (OVOP), yang memberikan ruang bagi setiap desa untuk menampilkan produk unggulannya.
Konsep ini diharapkan mampu mendorong pemerataan partisipasi serta memperkuat identitas produk lokal dari masing-masing wilayah.
Dalam keterangannya, Bupati Mahayastra menegaskan bahwa pendekatan OVOP menjadi strategi penting dalam memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.
“Kita ingin semua desa punya kesempatan yang sama untuk tampil. Dengan konsep ini, setiap desa bisa menunjukkan keunggulannya dan ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran penting UMKM sebagai sektor yang terbukti tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha rakyat.
“UMKM adalah fondasi ekonomi masyarakat. Ketika kondisi ekonomi tidak stabil, sektor ini justru tetap bergerak dan menjadi penopang utama,” tegasnya.
Sebanyak 40 stan turut meramaikan pameran ini, terdiri dari 33 stan UMKM desa dan 7 stan dari Dekranasda Gianyar. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mahayastra bersama Ketua Dekranasda tampak berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM, bahkan turut berbelanja di sejumlah stan sebagai bentuk dukungan nyata.
Turut hadir dalam kegiatan ini, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, serta para kepala perangkat daerah dan kepala desa se-Kabupaten Gianyar yang ikut memeriahkan kegiatan.
Melalui pameran ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap produk-produk unggulan desa semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal.(adv/gb)





