GATRABALI.COM, GIANYAR – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Kahyangan Jagat Gunung Raung yang berlokasi di Desa Adat Taro Kaja, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Selasa (10/3/2026).
Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Bangli disambut oleh prajuru adat dan krama Desa Taro. Suasana sakral terasa saat seluruh rangkaian persembahyangan berlangsung khidmat dengan dipimpin oleh pamangku setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sedana Arta menyampaikan bahwa Bhakti Penganyar merupakan bentuk penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus bagian dari upaya menjaga hubungan spiritual antarumat Hindu.
Ia menjelaskan bahwa Pura Gunung Raung memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan spiritual masyarakat Bali, khususnya yang berkaitan dengan perjalanan suci Rsi Markandeya.
“Bhakti Penganyar ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memohon keselamatan dan kerahayuan bagi masyarakat Bangli khususnya serta Bali secara umum. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan persaudaraan melalui nilai-nilai spiritual,” ujarnya.
Selain melaksanakan persembahyangan bersama, Bupati Bangli dan Wakil Bupati juga menyerahkan dana punia sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara pujawali di pura tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kelancaran rangkaian upacara yang tengah berlangsung.
Rombongan Pemkab Bangli yang hadir juga terdiri dari para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Sebagai informasi, rangkaian pujawali di Pura Agung Gunung Raung berlangsung selama sebelas hari. Upacara dimulai pada 4 Maret 2026 dengan prosesi nyejer hingga 13 Maret 2026 sebelum dilanjutkan dengan upacara penutupan atau nyineban.(ri/gb)





