GATRABALI.COM, BADUNG – Suasana religius menyelimuti Pura Begawan Penyarikan, Banjar Adat Menesa, Kampial, Kelurahan Benoa, Minggu (7/9/2025), saat digelar Karya Pujawali bertepatan dengan Purnama Sasih Ketiga. Upacara dipuput oleh Ida Pandita Mpu Yogiswara dari Griya Gede Manik Uma Jati, Kepaon.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir bersama Ketua TP PKK Ny. Rasniathi Adi Arnawa. Kehadirannya sekaligus diwarnai dengan penyerahan dana punia Rp10 juta kepada Kelian Adat Banjar Menesa, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya lokal.
Sejumlah tokoh hadir mendampingi jalannya upacara, di antaranya anggota DPRD Badung I Wayan Loka Astika, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Lurah Benoa I Wayan Karang Subawa, Bendesa Adat Kampial I Nyoman Sudiarta, serta seluruh krama Banjar Menesa.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi atas semangat persatuan masyarakat Menesa. Ia menyebut tahun 2025, Pemkab telah menyetujui delapan proposal bantuan dari wilayah Menesa dan sekitarnya, termasuk dukungan perangkat gong untuk kegiatan seni dan adat di Banjar Menesa, Beranda Mumbul, dan Nusapuri.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat Kampial, terutama terkait ketersediaan air bersih dan sampah. Ia menargetkan debit air dari perbukitan dapat kembali normal pada Desember mendatang. Untuk persoalan sampah, pemerintah bersama tokoh adat dan DPRD tengah menyiapkan lahan guna membangun fasilitas pengelolaan.
“Semua masalah bisa kita selesaikan dengan musyawarah. Mari kita duduk bersama, mencari jalan keluar terbaik, demi kesejahteraan warga Kampial,” tegasnya.
Sementara itu, Kelian Adat Banjar Menesa I Made Parta menyampaikan rasa syukur atas dukungan Pemkab Badung. Ia menegaskan komitmen krama Menesa untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang sejalan dengan kepentingan masyarakat.(gb)





