spot_img
spot_img
BerandaBaliPj Bupati Buleleng Tegaskan Ancaman Fatal Judi Online bagi ASN dan Non-ASN

Pj Bupati Buleleng Tegaskan Ancaman Fatal Judi Online bagi ASN dan Non-ASN

GATRABALI.COM, BULELENG – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, mengadakan pertemuan dengan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Buleleng pada Selasa, 12 November 2024.

Pertemuan tersebut berlangsung secara luring di Lobi Rumah Jabatan Bupati Buleleng, serta melalui daring bagi ASN yang tidak dapat hadir langsung. Dalam kesempatan tersebut, Lihadnyana memberikan pengarahan terkait dua isu penting, larangan terlibat dalam judi online dan penekanan pentingnya menjaga netralitas dalam Pilkada Serentak 2024.

Lihadnyana menegaskan bahwa perjudian online dapat membawa dampak yang sangat merugikan, baik bagi individu yang terlibat maupun bagi integritas pemerintah daerah.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra: Pemprov Bali Mulai Bulan Kebangsaan dengan Restorasi Terumbu Karang

“Mari kita bersama menjaga nama Buleleng. Jangan sampai terjerumus dalam perjudian online. Akibatnya sangat fatal,” ujar Lihadnyana.

Ia juga menyampaikan bahwa sudah ada peringatan keras untuk seluruh pegawai yang terlibat dalam judi online, mengingat aktivitas tersebut dapat merusak citra dan stabilitas sosial.

Dalam upaya pencegahan lebih lanjut, Pj Bupati mengungkapkan bahwa Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memiliki wewenang untuk memantau transaksi keuangan yang mencurigakan, termasuk yang terkait dengan judi online. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai pegawai pemerintah di Buleleng yang terlibat dalam praktik tersebut.

Baca Juga  KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Intensif

Selain itu, Lihadnyana juga menyoroti pentingnya menjaga netralitas ASN dan non-ASN dalam Pilkada 2024 yang akan datang. Ia mengingatkan agar pegawai pemerintah tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat mencederai integritas pemerintahan.

“Tanpa keterlibatan atau tekanan politik praktis, kita dapat menciptakan proses demokrasi yang adil dan transparan,” ujarnya.

Pj Bupati juga mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk menghindari tindakan yang dapat menimbulkan persepsi ketidaknetralan, seperti penggunaan media sosial atau simbol-simbol politik tertentu yang bisa mempengaruhi hasil demokrasi.

Baca Juga  Pj Bupati Buleleng Rancang Kenaikan APBD 2025, Fokus pada Infrastruktur dan Perekonomian

“Jangan tergoda oleh iming-iming jabatan karena ini hanya akan merugikan diri sendiri serta mencederai proses demokrasi,” tegasnya.

Dengan peringatan dan arahan yang disampaikan, Lihadnyana berharap seluruh ASN di Buleleng dapat bekerja dengan lebih profesional dan menjaga integritas, serta memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan adil dan bebas dari pengaruh politik yang merugikan. (adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments