GATRABALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Drg. Ida Mahendra Jaya, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan PKK yang dimulai dari tingkat pusat hingga desa dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Tahun 2024, yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, pada Rabu 11 Desember 2024.
Dalam sambutannya, Ny. Drg. Ida Mahendra Jaya menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan PKK mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola administrasi yang lebih baik, serta sinergi yang lebih kuat dengan berbagai pihak terkait.
Ia juga menegaskan pentingnya kader PKK untuk fokus pada program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, seperti pengentasan stunting, pendidikan, peningkatan kualitas keluarga, pembentukan karakter, dan ketahanan keluarga.
“Ke depannya, kita perlu memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan program dan meningkatkan efektivitas pelaksanaannya. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya.
Rakorda kali ini juga menjadi ajang persiapan menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK yang dijadwalkan akan berlangsung pada 2025. Pj. Ketua TP PKK Bali berharap Rakorda ini menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan, sekaligus merancang strategi baru untuk mendukung pelaksanaan Rakernas yang lebih berkualitas.
“Melalui evaluasi dan penyesuaian, kita dapat memastikan program-program yang baik tetap dilanjutkan, sementara usulan baru akan disiapkan untuk mendukung Rakernas X tahun depan,” ujarnya.
Rakorda 2024 mengusung tema “Strategi PKK dalam Aksi Nyata melalui Rakorda Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menuju Rakernas X PKK yang Berkualitas untuk Mendukung RPJMN dan RPJMD 2025-2029.” Selain pembahasan program-program unggulan, acara ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Bali, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang baru diterbitkan pada 23 Agustus lalu.
Rakorda ini diharapkan dapat mengarahkan program PKK ke depan agar semakin terfokus dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bali.(gus/gb)





