spot_img
spot_img
BerandaBaliPKB 2026 Buka Peluang Lebih Luas bagi UMKM, Putri Koster Tegaskan Stan...

PKB 2026 Buka Peluang Lebih Luas bagi UMKM, Putri Koster Tegaskan Stan Pameran tanpa Biaya

GATRABALI.COM, DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung apresiasi seni dan budaya, tetapi juga ruang penguatan ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Melalui program Pameran IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner, Pemerintah Provinsi Bali memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk mempromosikan produknya tanpa dibebani biaya sewa stan.

Kebijakan tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, saat memimpin Rapat Teknis Pameran IKM Bali Bangkit dan Pameran Kuliner Tradisional Bali di Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya memberikan akses yang lebih merata bagi pelaku usaha kecil agar dapat berpartisipasi dalam salah satu agenda budaya terbesar di Pulau Dewata.

Baca Juga  Putri Koster Dorong Tiga Kecamatan Tabanan Jadi Percontohan PSBS

“Untuk stan IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner pada PKB tahun ini kita gratiskan. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat,” tegasnya.

Putri Koster menjelaskan, kebijakan itu lahir dari keinginan agar pelaku usaha lokal memiliki ruang yang sama untuk berkembang. Sebelumnya, stan pameran kerap hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang memiliki kemampuan finansial lebih besar, sehingga kesempatan UMKM kecil untuk tampil menjadi terbatas.

Dengan fasilitas stan gratis, para pelaku usaha diharapkan dapat lebih fokus meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat dan wisatawan yang datang ke PKB.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh peserta yang terlibat telah melalui tahapan seleksi dan kurasi yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk yang dipamerkan memiliki kualitas yang baik dan mampu merepresentasikan kreativitas masyarakat Bali.

Baca Juga  Eco-Enzyme dan Komposter Jadi Solusi, Putri Suastini Edukasi Remaja Bali Tangani Sampah

Selain memberikan kemudahan bagi peserta, Putri Koster juga mengingatkan agar harga produk yang dijual tetap terjangkau sehingga mampu menarik minat pengunjung sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Ia turut menegaskan bahwa peserta pameran tidak boleh dibebani biaya tambahan dalam bentuk apa pun selama kegiatan berlangsung.

Di sisi lain, pelaksanaan PKB tahun ini juga diharapkan menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang baik. Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Provinsi Bali, Putri Koster meminta seluruh peserta berperan aktif menjaga kebersihan area pameran dengan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Baca Juga  BI Bali dan PHRI Gelar Temu Wirasa, Dorong Pariwisata Berkelanjutan dan Pemanfaatan Produk Lokal

“Nanti akan disediakan dua tong sampah di setiap stan, masing-masing untuk sampah organik dan anorganik. Ibu minta diperhatikan agar jangan sampai bercampur,” ujarnya.

Ia juga mengajak pelaku IKM dan UMKM mulai mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi timbulan sampah plastik di Bali.

Putri Koster berharap pelaksanaan PKB tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi media edukasi yang mengajak masyarakat mencintai produk lokal sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments