GATRABALI.COM, MANGUPURA – TP PKK Kabupaten Badung terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak, termasuk bagi pasien anak yang tengah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
Komitmen tersebut terlihat melalui kehadiran Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dalam kegiatan Cerdas Maya Anak Mangupura (CEMARA) yang digelar di Gedung F, Ruang Cilinaya, RSD Mangusada Badung, Minggu, 14 Juni 2026.
Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Utama RSD Mangusada Badung I Wayan Darta, jajaran tenaga kesehatan, serta Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung yang turut berperan sebagai pendamping kegiatan edukatif bagi anak-anak pasien.
Program CEMARA dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus pendampingan psikososial untuk membantu anak-anak tetap merasa nyaman selama menjalani perawatan. Selain memberikan edukasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kegiatan ini juga diarahkan untuk mengurangi kejenuhan dan tekanan psikologis pasien anak.
Kegiatan dikemas secara interaktif melalui dongeng edukatif dan sesi menggambar yang dipandu oleh anggota FAD Badung, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain dalam suasana yang lebih santai.
Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan psikologis menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan anak.
“Kami sangat mendukung program seperti CEMARA ini karena proses penyembuhan anak tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga kondisi psikis dan suasana hati yang baik,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas agar semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya, baik dari sisi edukasi maupun dukungan emosional.
“TP PKK Kabupaten Badung akan terus bersinergi dengan rumah sakit dan berbagai pihak untuk menghadirkan program yang mendukung kenyamanan dan masa depan anak-anak,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSD Mangusada Badung I Wayan Darta mengapresiasi kolaborasi TP PKK dan FAD Badung dalam mendukung pelayanan rumah sakit yang lebih humanis. Menurutnya, pendekatan seperti ini penting untuk melengkapi layanan medis dengan sentuhan emosional bagi pasien anak.(nov/gb)





