GATRABALI.COM, BULELENG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara simbolis mulai dilaksanakan di SMA Negeri 1 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Senin, 8 Desember 2025.
Program ini melibatkan siswa-siswi sebagai penerima manfaat utama dan bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi seimbang bagi pelajar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menyambut baik pelaksanaan MBG yang merupakan bagian dari program nasional. Ia menilai pemenuhan gizi bagi anak sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan pemberian makan bergizi gratis pada anak sekolah. Gizi yang baik akan melahirkan SDM yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Melandrat.
Dalam kesempatan tersebut, Melandrat juga menyampaikan lima poin penting terkait penerapan pola gizi sehat. Pertama, makanan sehat tidak harus mahal selama kombinasi karbohidrat, protein, sayur, buah, dan vitamin terpenuhi dengan baik. Kedua, peran orang tua sangat penting dalam membiasakan anak mengonsumsi makanan sehat sejak dini. Ketiga, pentingnya membaca label nutrisi guna membatasi asupan gula, garam, dan lemak untuk mencegah penyakit tidak menular. Keempat, sekolah dan guru diharapkan berperan aktif mengenalkan pola hidup sehat sekaligus memantau kondisi gizi siswa. Kelima, keterlibatan masyarakat dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan program.
“Kami mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, untuk berkontribusi agar program MBG ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Buleleng, Rusdianto, menegaskan pihaknya menyediakan kanal informasi dan pengaduan bagi penerima manfaat. Kanal tersebut dapat diakses melalui media sosial, grup WhatsApp, maupun kontak langsung, sehingga masukan dari siswa dan sekolah dapat menjadi bahan evaluasi.
“Kami membuka ruang bagi saran, kritik, maupun keluhan agar ke depan pelaksanaan MBG dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Pelaksanaan MBG perdana ini mendapat respons positif dari para siswa. Gede Satya Pradnyana, siswa SMA Negeri 1 Singaraja, mengaku puas dengan menu yang disajikan.
“Saya sangat menikmati menu MBG ini. Rendang ayamnya enak, sayurnya juga enak, gizinya seimbang dan semoga bisa membuat kami lebih fokus dalam belajar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Rena Sinthiadela, siswi SMA Negeri 1 Singaraja. Ia menilai program MBG memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi siswa.
“Seru banget vibes MBG pertama ini. Semoga ke depannya menunya tetap seimbang dan bisa membuat kami lebih sehat dan pintar. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan sehingga kami bisa menikmati makanan bergizi ini,” ucapnya.
Program MBG diharapkan mampu mendukung peningkatan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi muda yang sehat dan berkualitas. (adv/gb)





