spot_img
BerandaBaliPuskesmas Buleleng 3 Kejar Predikat WBK, Dua Unit Lain Ikut Disiapkan

Puskesmas Buleleng 3 Kejar Predikat WBK, Dua Unit Lain Ikut Disiapkan

GATRABALI.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali mendorong unit-unit kerjanya untuk memperkuat budaya integritas dan pelayanan publik. Dalam evaluasi pembangunan Zona Integritas tahun ini, tiga unit kerja diusulkan sebagai wakil Buleleng untuk mengejar predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Ketiga unit tersebut adalah Puskesmas Buleleng 3, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta SMP Negeri 4 Singaraja.

Puskesmas Buleleng 3 saat ini telah menyelesaikan salah satu tahapan penting berupa desk evaluasi dan wawancara bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kepala Puskesmas Buleleng 3, dr. Ni Made Etti Sukmayani mengatakan, proses tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang pembangunan Zona Integritas yang telah dilakukan di lingkungan puskesmas. Menurutnya, tahap awal dimulai dengan menyatukan komitmen seluruh jajaran sebelum menjalankan enam area perubahan.

Baca Juga  Bakti Sosial Lanal Denpasar Bali, 500 Porsi Makan Gratis untuk Masyarakat di HUT ke-79 TNI AL

“Pembangunan Zona Integritas ini diawali dengan komitmen bersama, kemudian ditindaklanjuti melalui enam area perubahan. Hasil-hasil yang telah dicapai dalam pembangunan ZI juga sudah kami sampaikan dalam tahapan evaluasi,” ujar dr. Ni Made Etti, Selasa, (11/8)

Puskesmas Buleleng 3 sebelumnya telah melewati seleksi administrasi sebelum masuk ke desk evaluasi. Jika hasil evaluasi menyatakan unit tersebut memenuhi persyaratan, proses akan berlanjut pada observasi lapangan.

Pada tahap tersebut, KemenPAN-RB akan datang langsung untuk melihat penerapan pembangunan Zona Integritas di lapangan. Evaluasi tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga memastikan perubahan yang dilaporkan benar-benar diterapkan dalam aktivitas pelayanan.

Baca Juga  13 Pelanggar Sepeda Motor Berkenalpot Bising Ditindak Polisi di Sanur

“Setelah desk evaluasi, apabila kami diberikan kesempatan untuk lolos, kami akan memasuki tahap observasi lapangan. KemenPAN-RB akan datang langsung ke Puskesmas untuk melihat pelaksanaan pembangunan ZI,” jelasnya.

Sementara Puskesmas Buleleng 3 telah menjalani desk evaluasi, BKPSDM masih akan mengikuti tahapan evaluasi selanjutnya. SMP Negeri 4 Singaraja juga menjadi bagian dari tiga unit kerja yang dipersiapkan Kabupaten Buleleng dalam proses pembangunan Zona Integritas tahun ini.

Pemkab Buleleng menempatkan pembangunan ZI sebagai bagian dari upaya membenahi tata kelola pemerintahan. Sasaran akhirnya tidak sebatas memperoleh predikat WBK, tetapi memastikan prinsip transparansi, akuntabilitas dan pencegahan korupsi benar-benar diterapkan dalam pelayanan sehari-hari.

Puskesmas Buleleng 3 memiliki peluang melanjutkan capaian yang sebelumnya ditorehkan Puskesmas Sawan 1. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pemicu bagi unit kerja lainnya untuk ikut membangun Zona Integritas secara konsisten.

Baca Juga  Wabup Ipat Dorong Digitalisasi Event Otomotif di Bhayangkara Touring 2024

“Harapan kami tentu bisa lolos sampai tahap akhir dan mendapatkan predikat WBK. Ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi bagaimana pembangunan Zona Integritas benar-benar diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Predikat WBK diberikan sebagai salah satu bentuk penilaian atas keberhasilan unit kerja dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Bagi Buleleng, keberhasilan Puskesmas Sawan 1 menjadi pijakan untuk memperluas praktik baik tersebut ke unit pelayanan lainnya. Pembangunan Zona Integritas diharapkan terus berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments