spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungRasniathi Adi Arnawa Apresiasi Pertuni Badung, Tekankan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas

Rasniathi Adi Arnawa Apresiasi Pertuni Badung, Tekankan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Upaya memperkuat peran penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Badung melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Badung yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Komisi Disabilitas Daerah (KDD) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dibuka Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, di Wantilan DPRD Kabupaten Badung, Rabu, 15 Juli 2026.

Mengangkat tema “Berkarya Tanpa Batas, Bersama Membangun Masa Depan”, forum tersebut menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan, perlindungan hak, dan pemberdayaan penyandang tuna netra di Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi anggota Pertuni Badung yang mampu menunjukkan kemampuan di bidang seni meski memiliki keterbatasan penglihatan. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa disabilitas bukan penghalang untuk berprestasi.

Baca Juga  K3S Badung Kunjungi UPTD Panti Sosial Terpadu 'Sehati' di Samarinda

“Saya merasa sangat bangga kepada Pertuni Badung. Belum lama ini saya berkesempatan berkunjung langsung melihat latihan Arja Duduk mereka, dan bahkan menyaksikan langsung penampilan memukau mereka saat tampil di Pesta Kesenian Bali. Keterbatasan penglihatan sama sekali tidak menjadi penghalang untuk menampilkan bakat luar biasa, bahkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Badung di kancah seni budaya,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program yang membuka akses lebih luas bagi penyandang disabilitas, mulai dari pendidikan, pelatihan keterampilan, pengembangan kreativitas hingga peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga  K3S Badung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penyaluran Bantuan bagi Warga Rentan

Menurutnya, perubahan cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan daerah yang inklusif.

“Kita semua memiliki hak dan potensi yang sama. Mari kita hapus pandangan yang memandang penyandang disabilitas hanya sebagai objek bantuan, melainkan jadikan mereka sebagai subjek pembangunan yang mandiri dan berdaya saing. Muscab ini diharapkan dapat melahirkan kepengurusan yang lebih solid, program kerja yang nyata, serta kolaborasi yang erat antar semua pihak demi mewujudkan Badung yang inklusif, ramah disabilitas, dan sejahtera bagi semua,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC Pertuni Kabupaten Badung Anak Agung Mayun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan K3S yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan organisasi.

Baca Juga  Wayan Wisnu Wicaksana, Mahasiswa STIKOM Bali, Siap Berkarier di Jepang Berkat Program Inovatif

Ia berharap hasil Muscab dapat memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus meningkatkan kualitas hidup para anggota Pertuni.

Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, Muscab VIII juga akan menghasilkan sejumlah program prioritas yang disusun sesuai kebutuhan penyandang disabilitas, sehingga mampu memperkuat kemandirian dan partisipasi mereka dalam pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Ketua DPD Pertuni Provinsi Bali, jajaran Komisi Disabilitas Daerah Kabupaten Badung, perwakilan camat se-Kabupaten Badung, Ketua KOMDA Lansia Badung, Ketua Forum Karang Taruna Badung, Ketua Yayasan Bunga Bali, Perbekel Desa Abiansemal, serta anggota Pertuni dari seluruh Kabupaten Badung.(nov/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments