GATRABALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
Pemkab Buleleng berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali, dengan jumlah catatan pemeriksaan paling sedikit dalam sejarah evaluasi keuangan daerah tersebut.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dalam agenda Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali yang digelar pada Kamis (5/6/2025) di Gedung DPRD Bali. Usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen di lingkungan Pemkab Buleleng.
“Prestasi ini tak terlepas dari sinergi kuat antara TAPD dan seluruh OPD dalam memastikan pelaporan keuangan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Ini adalah buah kerja kolektif dan konsistensi,” ujar Sutjidra.
Menariknya, selain mempertahankan opini WTP, laporan tahun ini menunjukkan jumlah temuan atau catatan dari BPK berada pada titik terendah. Hal ini dianggap sebagai indikator perbaikan signifikan dalam kualitas tata kelola keuangan daerah.
“Minimnya catatan pemeriksaan menandakan proses administrasi dan pelaporan kita semakin rapi, akurat, dan akuntabel. Ini membuktikan komitmen Pemkab Buleleng dalam menjunjung prinsip transparansi,” imbuhnya.
Bupati Sutjidra juga memberikan apresiasi kepada Sekda Kabupaten Buleleng dan para pimpinan OPD atas kontribusinya dalam mengawal penyusunan laporan keuangan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini sangat vital untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan tepat waktu.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa prestasi ini tidak boleh membuat Pemkab terlena. Ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan pembenahan agar kualitas laporan keuangan semakin meningkat dari tahun ke tahun.
“Kita jadikan capaian ini sebagai motivasi. Ke depan, penguatan sistem pengawasan dan peningkatan kapasitas SDM harus terus dilakukan agar kualitas pengelolaan keuangan kita semakin baik,” jelas Sutjidra yang juga berprofesi sebagai dokter.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 tahun beruntun menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Buleleng berada di jalur yang tepat dalam tata kelola keuangan publik. Pencapaian ini diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.(adv/gb)





