spot_img
spot_img
BerandaBaliRibuan Relawan Bergotong Royong Bersihkan Sisa Banjir di Pasar Tradisional Denpasar

Ribuan Relawan Bergotong Royong Bersihkan Sisa Banjir di Pasar Tradisional Denpasar

GATRABALI.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, memimpin aksi gotong royong membersihkan sisa banjir di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Minggu, 14 September 2025.

Kegiatan ini melibatkan ribuan personel dari TNI, Polri, perangkat daerah, relawan, dan masyarakat setempat.

Dr. Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih melibatkan sekitar 1.100 orang. Hingga saat ini, 84 ton sampah telah berhasil diangkut, sementara masih tersisa sekitar 210 ton sampah yang harus segera ditangani.

Baca Juga  Biznet Rayakan 24 Tahun Inovasi, Kabel Bawah Laut BNCS-1 Siap Percepat Internet Indonesia

“Sampah ini merupakan akibat kondisi darurat bencana, sehingga penanganannya pun harus darurat. Kami meminta dukungan Bapak Gubernur untuk membawa sampah ke TPA Suwung dengan target maksimal satu bulan seluruh sampah terangkut,” jelasnya.

Selain pembersihan, Hanif menekankan pentingnya langkah jangka panjang untuk memperkuat kualitas lingkungan Bali, termasuk pengembangan 14 ribu hektare daerah resapan di wilayah hulu untuk menahan limpasan air yang menuju Denpasar dan Badung.

Baca Juga  Hilton Raih Penghargaan Tempat Kerja Terbaik di Indonesia, Conrad Bali Peringati 20 Tahun Keberhasilan

Ia juga menekankan perlunya penanganan sampah dari sumbernya agar bencana serupa dapat diminimalkan.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam aksi ini.

“Kerja sama dan kepedulian semua pihak sangat penting. Semoga Denpasar segera pulih dan kita dapat lebih siap menghadapi tantangan lingkungan di masa depan,” ucapnya.

Jaya Negara menambahkan bahwa pembersihan dimulai dari kawasan Wangaya dengan bantuan alat berat, kemudian dilanjutkan ke arah selatan dengan empat titik prioritas, termasuk Pasar Badung dan Pasar Kumbasari.

Baca Juga  Pemulihan Denpasar Dipercepat, Wawali Arya Wibawa Turun Komando Gotong Royong

Ia juga menyoroti kondisi Tukad Badung yang mengalami sedimentasi tinggi dan membutuhkan normalisasi berkelanjutan.

“Proses ini memang panjang, tetapi harus segera dikerjakan karena Tukad Badung dan Tukad Mati menjadi sentral aliran air di Denpasar,” tegasnya.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kota, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menangani pasca bencana serta menjaga kelestarian lingkungan di Denpasar.(gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments