spot_img
spot_img
BerandaBaliSanggar Ayodya Pala Usung Harmoni Alam Nusantara di PKB ke-47

Sanggar Ayodya Pala Usung Harmoni Alam Nusantara di PKB ke-47

GATRABALI.COM, DENPASAR – Sanggar Tari Ayodya Pala dari Depok, Jawa Barat, tampil memukau dalam ajang Rekasadana Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Kamis (10/7/2025), di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Provinsi Bali.

Membawa pertunjukan bertajuk “Rimbun Rimba Harmoni Alam Nusantara”, kelompok ini menyajikan perpaduan teatrikal dan tarian lintas daerah yang sarat pesan lingkungan.

Meski berakar dari tradisi Sunda, pertunjukan ini menampilkan ragam budaya dari berbagai penjuru Nusantara—mulai dari Tari Enggang (Kalimantan), Tari Panen (Sumatera), hingga tarian Batak, Betawi, dan Sunda. Semua dirangkai dalam sebuah narasi teatrikal yang mengisahkan keharmonisan antara manusia dan alam.

Baca Juga  Pj Gubernur Bali Serukan Pesta Kesenian Bali 2024 Jadi Lebih Spektakuler

“Ini bukan hanya pertunjukan tari, tapi ajakan untuk merawat bumi. Hutan, udara bersih, dan satwa liar adalah simbol harmoni yang harus dijaga,” ujar Art Director sekaligus penari, Ririn Tri Alfiani.

Ririn menambahkan, pementasan ini melibatkan 30 penari muda berusia 9 hingga 17 tahun. Meski bukan berlatar belakang teater, mereka berhasil menyuguhkan pertunjukan yang menyentuh.

Baca Juga  Sekda Denpasar Buka Festival UMKM dan Senam Sehat, Dorong Peran Perempuan dan Pemerataan Ekonomi

“Awalnya sulit karena mereka penari, bukan aktor. Tapi dengan latihan sekitar 10 kali, mereka mampu membawakan peran dengan apik,” ungkapnya.

Pertunjukan ini sekaligus menjadi panggilan moral untuk tidak lagi merusak alam demi kepentingan sesaat.

“Sering kali pohon ditebang sembarangan, binatang diburu, lalu dijual. Padahal, alam semestinya dibiarkan hidup dan bernapas bebas,” tutur Ririn.

Baca Juga  Hari Ketiga BaliSpirit Festival: Yoga, Spiritualitas, dan Seni Menyatu dalam Nilai Kemanusiaan

Melalui “Rimbun Rimba Harmoni Alam Nusantara”, Sanggar Ayodya Pala tak hanya memperlihatkan kekayaan seni budaya Indonesia, tetapi juga menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan yang semakin tergerus zaman.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments