spot_img
spot_img
BerandaBaliSekda Bali Dukung Uji Coba Sistem SIZE untuk Perkuat Penanganan Rabies dan...

Sekda Bali Dukung Uji Coba Sistem SIZE untuk Perkuat Penanganan Rabies dan Flu Burung

GATRABALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menghadiri uji coba Sistem Informasi Zoonosis dan Emerging Infectious Diseases (SIZE) yang diadakan oleh Kemenko PMK RI di Balai Besar Veteriner Denpasar, Kamis (11/9/2025).

Sistem ini dirancang untuk meningkatkan pengendalian penyakit zoonosis, termasuk rabies dan flu burung, yang masih menjadi perhatian serius di Bali.

Sekda Dewa Made Indra menekankan pentingnya penggunaan data akurat dalam pengambilan keputusan untuk menanggulangi penyakit zoonosis.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra: PLTS Atap Jadi Inspirasi Desa Mandiri Energi

“Di Bali, kasus rabies masih terjadi di beberapa daerah. Dengan adanya SIZE, pemerintah dapat memantau situasi lebih cepat dan mengambil langkah tepat untuk pencegahan serta pengendalian penyakit,” ujarnya.

Nancy Dian Anggraeni, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas dan Ketahanan Kesehatan Kemenko PMK, menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia merupakan endemis zoonosis dan penyakit infeksius baru. SIZE hadir sebagai sistem lintas kementerian untuk memantau dan menangani penyakit tersebut.

Baca Juga  BPR Kamadana Dicabut Izin Usahanya, LPS Bayarkan Rp25,6 Miliar ke Nasabah

“Kami berharap sistem ini segera beroperasi penuh dan menjadi sumber informasi terpercaya. Inovasi ini juga diakui Kementerian PANRB sebagai layanan publik unggulan,” tambahnya.

Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar, Imron Suandy, menyebut bahwa laporan harian kasus rabies sudah tersedia di dasbor BPBD, dan uji coba SIZE diharapkan mempermudah integrasi data antar lembaga. Dengan begitu, penanganan penyakit zoonosis dapat lebih cepat, tepat, dan efisien.

Baca Juga  Empat Pendaki Sempat Hilang di Gunung Batukaru, Tim SAR Berhasil Lakukan Evakuasi

Implementasi SIZE diharapkan meningkatkan kesiapan Bali dalam menghadapi ancaman penyakit zoonosis maupun penyakit infeksius baru, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan perlindungan masyarakat.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments