GATRABALI.COM, KARANGASEM – Penataan pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih terus menunjukkan peningkatan, terutama dalam mendukung kelancaran akses bagi para pemedek.
Tahun ini, layanan shuttle bus menjadi solusi efektif untuk mengatasi kepadatan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Shuttle bus disediakan untuk mengangkut pemedek dari kantong parkir di kawasan Manik Mas menuju area utama pura. Sistem ini dinilai mampu mengurangi kemacetan dan mempermudah akses, khususnya bagi lansia dan pengunjung yang datang dari luar daerah.
Sejumlah pemedek mengaku merasakan manfaat langsung dari layanan tersebut. I Nyoman Merta, salah satunya, menyampaikan bahwa kehadiran shuttle bus membuat dirinya tidak perlu lagi berjalan jauh atau menggunakan jasa ojek.
“Lebih nyaman dan praktis, apalagi bagi kami yang sudah lanjut usia,” ungkapnya.
Selain memberikan kemudahan akses, keberadaan shuttle bus juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga lokal.
Perwakilan Badan Pengelola Besakih dari unsur pemuda, Gusti Ngurah Oki Puja Astawa, mengatakan operasional layanan ini membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Banyak pemuda lokal yang kini terlibat langsung dalam pengelolaan shuttle, sehingga manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, penataan parkir yang lebih terpusat serta pengaturan jalur keluar-masuk kawasan pura turut mendukung kelancaran arus pengunjung. Kondisi ini menciptakan suasana yang lebih tertib dan kondusif selama pelaksanaan karya berlangsung.
Dengan sistem transportasi yang semakin tertata, diharapkan seluruh rangkaian persembahyangan di Pura Besakih dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.(ism/gb)





