spot_img
spot_img
BerandaNasionalSinergi UGM dan Forum Maritim Bali, Perkuat Program Kids dan Duta Maritim...

Sinergi UGM dan Forum Maritim Bali, Perkuat Program Kids dan Duta Maritim Bali

GATRABALI.COM, YOGYAKARTA – Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perkumpulan Penggiat Maritim Bali atau Forum Maritim Bali (FMB) dalam upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menyiapkan generasi maritim unggul.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta.

Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Jaka Widada, bersama Ketua FMB, Ketut Adil Darma Yase. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat pesisir.

Wadah Pembinaan Generasi Maritim Sejak Dini

Melalui kerja sama ini, UGM dan FMB mengarahkan program Kids dan Duta Maritim Bali sebagai wadah pembinaan generasi muda sejak dini. Program tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran, kecintaan, serta kepedulian terhadap potensi dan keberlanjutan sumber daya kelautan.

Kegiatan pembinaan meliputi edukasi, pelatihan, pendampingan, hingga penguatan karakter kepemimpinan dan wawasan kebangsaan maritim. Anak-anak dan remaja diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam menjaga lingkungan pesisir, mengembangkan ekonomi maritim, serta mendukung pembangunan kelautan berkelanjutan.

Baca Juga  Dukung Ekonomi Sirkular, Mahasiswi Universitas Pertamina Kembangkan Briket dari Limbah Sorgum

Selain itu, kerja sama juga mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kewirausahaan mahasiswa yang berorientasi pada sektor pertanian dan kemaritiman.

Dorong Pembelajaran Kontekstual

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Jaka Widada, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membuka ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik lapangan, riset, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Ini penting untuk membangun kompetensi dan karakter lulusan,” ujarnya.

Menurutnya, pelibatan dosen dan mahasiswa dalam program berbasis kemaritiman akan meningkatkan kompetensi lulusan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan tantangan pembangunan nasional. Kerja sama ini juga dinilai mendukung penguatan ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, serta pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Siap Implementasi Program Nyata

Baca Juga  Waspada Penipuan Mengatasnamakan DJP, Masyarakat Diminta Hati-hati Saat Aktivasi Akun Coretax

Sementara itu, Ketua Forum Maritim Bali, Ketut Adil Darma Yase, mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya kemitraan tersebut.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh keluarga besar FMB yang selama ini memberikan dukungan. Kerja sama ini adalah hasil kebersamaan dan komitmen bersama,” katanya.

Ia berharap, setelah PKS ditandatangani, seluruh program dapat segera diimplementasikan, terutama dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa serta kolaborasi riset dan sains.

“Kami ingin kerja sama ini langsung berjalan, khususnya pengembangan kewirausahaan mahasiswa dan kolaborasi riset, termasuk program Kids dan Duta Maritim,” tambahnya.

Ketut juga berharap keterlibatan aktif UGM dalam proses seleksi generasi muda maritim Bali guna meningkatkan kualitas wawasan dan kompetensi peserta.

Kembangkan Usaha Bluefin Tuna

Selain penguatan riset dan pendidikan, kedua pihak juga sepakat mengembangkan kemitraan usaha berbasis produk kelautan, khususnya komoditas bluefin tuna.

Dalam waktu dekat, FMB akan membangun kerja sama antara pelaku usaha anggotanya dengan unit kegiatan usaha mahasiswa Fakultas Pertanian UGM.

Baca Juga  Wawali Denpasar Dukung Program Forum Maritim Bali untuk Edukasi Bahari dan Nutrisi Anak

“Kami akan membangun kemitraan antara UKM Fakultas Pertanian UGM dengan FMB dalam bentuk inovasi pemasaran produk bluefin tuna di lingkungan kampus,” jelas Ketut.

Skema kerja sama tersebut dirancang sederhana dan saling menguntungkan. Produk bluefin tuna dari anggota FMB akan disuplai ke unit usaha mahasiswa, kemudian diolah dan dipasarkan di lingkungan kampus UGM.

“Ini menjadi wadah pembelajaran bisnis sekaligus membuka pasar baru bagi nelayan,” tambahnya.

Melalui skema tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam manajemen usaha, distribusi produk, hingga strategi pemasaran.

Komitmen Pembangunan Pesisir Berkelanjutan

Melalui kolaborasi ini, UGM dan Forum Maritim Bali berkomitmen mendorong pembangunan ekonomi pesisir yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta berbasis kearifan lokal.

Program-program yang dijalankan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan berbasis laut, serta mencetak generasi muda maritim yang kompetitif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (di/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments