GATRABALI.COM, DENPASAR – Guna menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi pencegahan narkoba yang menyasar siswa SMA dan SMK.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Mei 2025, dan ditargetkan menjangkau 500 pelajar.
Sosialisasi dibuka di SMA Negeri 4 Denpasar, Selasa, 6 Mei 2025, dengan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar dan Satpol PP Kota Denpasar. Jafung Analis Kebijakan Kesbangpol Kota Denpasar, Yoga Sastra, mewakili Kepala Badan Kesbangpol Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian serius Pemkot Denpasar terhadap ancaman narkoba di kalangan pelajar.
“Pencegahan narkoba harus dimulai dari usia sekolah, karena di usia inilah mereka sedang membentuk jati diri. Kami berharap, melalui sosialisasi ini para siswa lebih paham dan bisa menolak segala bentuk narkoba,” ujar Yoga Sastra.
Kepala BNN Kota Denpasar, Kombes Pol I Ketut Adnyana Putera, S.Si, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa meski prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional menurun pada 2023, namun justru terjadi peningkatan di kalangan pelajar. Ia menekankan pentingnya penguatan mental siswa agar berani menolak narkoba.
“Jenis dan bentuk narkoba kini semakin beragam. Sekali coba, bisa berujung kecanduan. Maka dari itu, kami dukung penuh sosialisasi ini,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Satpol PP Kota Denpasar, I Gusti Bagus Ngurah Bramasena, menambahkan bahwa sebagian besar kasus narkoba di kalangan remaja berawal dari pergaulan yang salah.
“Pilih lingkungan yang positif agar tidak terjerumus,” imbaunya.
Wakil Humas SMA Negeri 4 Denpasar, Made Openanta, menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar sosialisasi seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan siswa tentang bahaya narkoba dan cara menghindarinya,” pungkasnya.(gus/gb)





