spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungStrategi Pemkab Badung Tekan Inflasi, Bansos Keagamaan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Strategi Pemkab Badung Tekan Inflasi, Bansos Keagamaan Jadi Penopang Ekonomi Warga

GATRABALI.COM, BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung menilai Program Bantuan Sosial (Bansos) menjelang Hari Raya Keagamaan berupa bantuan tunai Rp2 juta per kepala keluarga (KK) terbukti efektif menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.

Hal tersebut tercermin dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) se-Bali tahun 2024 dan 2025 yang menunjukkan tren inflasi Badung kian terkendali pada momentum hari besar keagamaan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat dikonfirmasi di sela kegiatan di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026, menyampaikan bahwa laporan dari Bagian Ekonomi Setda Badung mencatat penurunan inflasi pada bulan-bulan tertentu yang bertepatan dengan penyaluran bansos, yakni Februari, Maret, April, dan November.

Baca Juga  Komitmen Tata Kelola ASN, Pemkab Badung Jadi Contoh Reformasi Birokrasi

“Penurunan inflasi terjadi pada bulan-bulan yang bertepatan dengan hari besar keagamaan saat bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, perbandingan data sebelum dan sesudah pelaksanaan program berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik Kabupaten Badung menunjukkan inflasi Badung menurun secara keseluruhan pada 2025 dibandingkan 2024, terutama saat momentum Idul Fitri, Galungan, dan Kuningan.

Baca Juga  Jaga Bali Lewat PKK dan PSBS PADAS, Putri Koster Serukan Tanggung Jawab Kolektif

“Data BPS menunjukkan setelah program ini berjalan di 2025, inflasi Badung cenderung turun, khususnya saat penyaluran bansos yang bertepatan dengan hari besar keagamaan,” jelasnya.

Menurut Bupati, stimulus ekonomi melalui bansos berperan menahan lonjakan harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Program ini sejak awal dirancang untuk meredam tekanan inflasi musiman yang kerap meningkat menjelang hari raya.

“Astungkara program ini benar-benar meringankan beban masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Ke depan, program akan kami lanjutkan agar masyarakat dapat fokus beribadah,” harapnya.

Baca Juga  Komitmen Pemkab Badung dalam Membangun Kerja Sama Internasional di Sektor Pariwisata dan Budaya

Data BPS mencatat, inflasi Badung pada 2025 relatif terkendali di setiap momentum hari besar keagamaan. Pada Februari saat Imlek, inflasi tercatat 0,98 persen; Maret bertepatan Idul Fitri sebesar 1,32 persen; April saat Galungan dan Kuningan sebesar 1,80 persen; serta November kembali tercatat 1,61 persen pada perayaan Galungan dan Kuningan.

Capaian ini menguatkan peran bansos sebagai instrumen pengendalian inflasi sekaligus pengungkit kesejahteraan masyarakat.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments