spot_img
spot_img
BerandaBaliTaman Organik Satria Mandala Jadi Solusi Warga Sri Mandala Atasi Sampah dari...

Taman Organik Satria Mandala Jadi Solusi Warga Sri Mandala Atasi Sampah dari Rumah

GATRABALI.COM, JEMBRANA — Persoalan sampah di tingkat lingkungan mulai dijawab warga Sri Mandala, Kelurahan Dauhwaru, dengan membangun fasilitas pengelolaan secara swadaya. Inisiatif tersebut diwujudkan melalui Taman Organik Satria Mandala yang menjadi tempat pengelolaan sampah organik secara bersama.

Keberadaan fasilitas tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat melakukan peninjauan langsung pada Sabtu (8/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Bupati Kembang melihat aktivitas warga sekaligus sistem yang diterapkan dalam mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Ia menilai keterlibatan masyarakat sejak tahap awal menjadi kunci dalam penanganan persoalan sampah.

“Upaya warga mengelola sampah secara mandiri dengan membangun Taman Organik Satria Mandala ini sangat luar biasa baiknya,” ujar Bupati Kembang.

Bupati Kembang juga mendorong agar kebiasaan memilah sampah terus diterapkan mulai dari rumah. Penataan kawasan yang bersih dan hijau, menurutnya, dapat membangun kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Toya Devasya Rayakan Ulang Tahun ke-22 dengan Menggali Sejarah dan Konsep Storynomics

Tak hanya berhenti pada pengolahan sampah organik, ia melihat adanya peluang ekonomi yang dapat dikembangkan dari sampah anorganik. Sampah plastik yang mempunyai nilai jual dapat dikumpulkan dan ditimbang sebelum dipasarkan.

“Ke depan, kelompok mungkin bisa menyiapkan timbangan untuk sampah plastik yang memiliki nilai ekonomis untuk dijual, sehingga hasil dari penjualan sampah plastik itu bisa menjadi tabungan bagi masyarakat,” tambah Bupati Kembang memberi arahan pengembangan.

Ketua Kelompok Masyarakat Taman Organik Satria Mandala, I Gede Eka Wiantara Putra, menjelaskan bahwa keberadaan taman tersebut bermula dari kebutuhan warga mencari alternatif pengelolaan sampah organik.

Kebijakan pembatasan sampah yang dibawa ke TPA Peh per 1 Juli 2026 turut menjadi salah satu faktor yang mendorong warga mengambil langkah bersama. Kondisi lingkungan permukiman yang tidak seluruhnya memiliki lahan untuk membuat teba modern membuat warga memilih membangun satu fasilitas yang dapat digunakan bersama.

Baca Juga  Kaling Diminta Kompak Dalam Menyukseskan Jembrana Emas 2026

“Ide dibuatnya taman organik ini didasarkan adanya edaran per 1 Juli 2026 di mana kita tidak lagi boleh membuang sampah organik ke TPA Peh. Keterbatasan lahan di masing-masing rumah warga untuk membuat teba modern membuat kami berdiskusi dan menyediakan satu tempat terpusat bagi warga,” jelasnya.

Eka mengatakan, nama dan konsep Taman Organik Satria Mandala muncul seiring berkembangnya gagasan awal. Fasilitas yang sebelumnya hanya dirancang sebagai teba modern kemudian diperluas agar mampu menjadi pusat aktivitas pengelolaan sampah organik warga.

Dalam menjalankan kegiatan, kelompok menetapkan tiga prinsip sebagai dasar pengelolaan. Ketiga prinsip tersebut menjadi acuan agar sistem yang dibangun dapat bertahan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan lingkungan.

Baca Juga  Kunjungi Dinas PMD Dukcapil Bali, Ini Harapan yang Disampaikan Pj Mahendra Jaya

“Prinsip dasar kita ada tiga, yaitu Edukasi, Kemandirian, dan Keberlanjutan. Tiga poin dasar ini selalu kita pegang agar sistemnya tetap tumbuh dan berkelanjutan secara organik, baik saat ada penggiat lingkungan yang masuk maupun adopsi teknologi baru,” tutupnya.

Taman Organik Satria Mandala menjadi salah satu contoh upaya masyarakat mengambil peran langsung dalam mengurangi persoalan sampah dari sumbernya. Inisiatif tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan diterapkan di lingkungan lain sehingga pengelolaan sampah tidak sepenuhnya bergantung pada tempat pembuangan akhir.

Selain membantu mengurangi sampah organik, pengembangan pengelolaan sampah plastik juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dilakukan secara konsisten dan terorganisasi.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments