spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungThe 3rd World Civilizations Harmony Forum, Gubernur Bali Soroti Pentingnya Nurani dalam...

The 3rd World Civilizations Harmony Forum, Gubernur Bali Soroti Pentingnya Nurani dalam Tatanan Dunia

GATRABALI.COM, MANGUPURA Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6/2026).

Forum internasional ini mempertemukan peserta dari berbagai negara yang terdiri atas tokoh lintas agama, akademisi, dan pemerhati kebudayaan untuk membahas arah masa depan peradaban dunia yang damai dan berkeadilan.

Ketua Yayasan Prajna Harmonis, Kasino, dalam sambutannya menilai bahwa dunia saat ini masih menghadapi tantangan serius berupa konflik dan ketimpangan global. Meski demikian, ia menegaskan forum ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai nilai kemanusiaan universal.

Baca Juga  Gubernur Koster Dorong Insentif untuk Bali, Sumbang Devisa Pariwisata Tertinggi

Menurutnya, perbedaan budaya dan peradaban tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan landasan untuk membangun solidaritas global yang berakar pada nilai moral dan kemanusiaan.

Ia juga menyebut sejumlah nilai lintas peradaban yang memiliki kesamaan pandangan dalam menjunjung harmoni, seperti Vasudhaiva Kutumbakam, Ukhuwah Insaniyah, hingga konsep persaudaraan universal dalam berbagai tradisi keagamaan dunia.

Forum ini mengangkat tema “Harmony in Diversity, Human Fraternity” yang dinilai sejalan dengan nilai Pancasila serta prinsip Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar kehidupan berbangsa di Indonesia.

Baca Juga  Gubernur Bali Dukung PLTS Atap, Anvaya Jadi Role Model Hotel Ramah Lingkungan

Dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Koster, Megawati Soekarnoputri menekankan bahwa Bali merupakan contoh nyata harmoni antara alam, manusia, dan spiritualitas melalui filosofi Tri Hita Karana.

Ia menyebut nilai tersebut relevan dengan upaya membangun peradaban dunia yang lebih seimbang dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik, ketidakadilan ekonomi, serta dominasi teknologi.

Megawati juga menawarkan sejumlah gagasan untuk memperkuat tata dunia, di antaranya penguatan regulasi global yang adil, reformasi sistem keuangan internasional, penguatan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta optimalisasi kearifan lokal sebagai dasar pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Gubernur Koster Hadiri Peluncuran Cakrawasi, Sistem Baru Awasi WNA di Bali

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan kebudayaan melalui pendidikan, layanan kesehatan, dan pelestarian identitas budaya setiap bangsa.

“Sudah saatnya dunia bergerak menuju tatanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga menjunjung tinggi keadilan dan nurani,” demikian salah satu pesan Megawati dalam sambutan tersebut.

Megawati juga mengutip pesan Bung Karno bahwa internasionalisme harus berpijak pada nasionalisme, sehingga kecintaan terhadap bangsa menjadi dasar kontribusi bagi perdamaian dunia.

Forum tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI periode 2019–2024 Mahfud MD serta sejumlah tokoh nasional dan internasional.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments