GATRABALI.COM, BADUNG – Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Sekretaris I TP PKK Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri kegiatan kolaborasi Tanam Tuwuh Bali dengan ST Mekar Jaya Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan, Minggu, 10 Agustus 2025.
Kegiatan ini meliputi penebaran benih ikan nila di lingkungan sungai Banjar Babakan Kangin serta safari kesehatan gratis bagi masyarakat.
Hadir pula Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua Tanam Tuwuh Bali, Diana Putri, anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, Camat Mengwi, Ketua TP PKK Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Gulingan, komunitas Badung Peduli, Sekaa Truna Mekar Jaya, dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin, khususnya dengan kehadiran Ketua BKOW Provinsi Bali dalam kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya kesehatan, kepedulian lingkungan, dan kegiatan sosial.
“Kegiatan ini bermanfaat besar bagi masyarakat dan semoga menjadi inspirasi untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di Desa Gulingan tetapi juga di seluruh wilayah Badung dan Bali. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini demi mewujudkan masyarakat sehat, mandiri, dan bahagia,” ujarnya.
Ketua Panitia ST Mekar Jaya, I Gede Doni Damar Agayu, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk menyambut HUT ke-80 RI. Selain penebaran bibit ikan nila dan safari kesehatan, pihaknya juga akan mengadakan jalan sehat pada 17 Agustus serta puncak acara pergantian pengurus pada 23 Agustus mendatang.
Sementara itu, Ketua BKOW Bali, Nyonya Seniasih Giri Prasta, menyampaikan apresiasi atas kepedulian anak-anak muda terhadap masyarakat, khususnya lansia, balita, dan lingkungan. Ia menegaskan dukungannya untuk membantu kebutuhan sosial, seperti kursi roda atau tongkat bantu jalan, jika diperlukan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan masyarakat setempat. (ism/gb)





