spot_img
spot_img
BerandaBaliTransaksi KKI 2025 Tembus Rp7,55 Miliar, UMKM Bali Tonjolkan Ciri Khas Etnik...

Transaksi KKI 2025 Tembus Rp7,55 Miliar, UMKM Bali Tonjolkan Ciri Khas Etnik Bali

GATRABALI.COM, DENPASAR – Pagelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 yang diselenggarakan selama empat hari pada 7-10 Agustus 2025 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali berhasil mencatatkan transaksi dengan nilai total sekitar Rp7,55 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja dalam keterangan tertulisnya mengatakan prestasi ini dicapai melalui penjualan offline selama acara senilai Rp568 juta dan penjualan periode road to KKI secara online dan offline yang mencapai Rp6,99 miliar.

Melalui partisipasi 34 UMKM Bali dengan berbagai produk unggulan, mulai dari kopi, makanan, minuman, hingga wastra dan kriya, KKI 2025 menjadi wadah penting untuk promosi dan perluasan pasar.

Baca Juga  Onboarding UMKM Rahayu, Langkah BI Bali Dorong Digitalisasi dan Daya Saing Usaha

“Dengan tetap menonjolkan ciri khas budaya dan etnik Bali serta berkualitas, produk-produk UMKM Bali memberi warna dan memiliki kelas tersendiri yang membedakan dengan produk daerah lain,” kata Erwin.

Kualitas produk UMKM Bali menjadi magnet utama bagi pengunjung di Karya Kreatif Indonesia (KKI), baik dari dalam maupun luar negeri.

Dengan mengusung konsep green transformation dan zero waste, produk-produk wastra dan kriya, khususnya, berhasil menarik perhatian karena keaslian dan keramahannya terhadap lingkungan.

Baca Juga  BI dan OJK Kompak Perkuat Regulasi, Jaga Stabilitas di Tengah Tantangan Global

Selain itu, KKI 2025 juga membuka peluang ekspor yang signifikan. Beberapa UMKM berhasil menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan buyer dari Malaysia, Jepang, dan Arab Saudi. Diantaranya, Madetea dan Natural Bali Kulkul berhasil mencatatkan komitmen nilai investasi sebesar Rp501 juta. Ketertarikan juga datang dari Filipina, India, Hong Kong, Singapura, dan Australia terhadap produk-produk UMKM Bali lainnya.

Selain pihak luar negeri, keberhasilan pelaksanaan KKI ini tentunya didukung kolaborasi berbagai pihak. Kementerian Ekonomi Kreatif mengapresiasi upaya pembinaan dan digitalisasi UMKM oleh Bank Indonesia Bali.

Baca Juga  Bupati Tamba Salurkan Bantuan Beras CPP Tahap II Menyambut Kuningan dan Nyepi

Kolaborasi juga akan dilanjutkan dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dan Staf Khusus Presiden untuk memberdayakan kelompok masyarakat yang lebih luas, termasuk kelompok disabilitas, agar turut serta dalam pengembangan UMKM.

Untuk mempertahankan momentum ini, pengusaha UMKM Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan dengan tren pasar. Kualitas, inovasi, dan kuantitas produk menjadi kunci untuk memenuhi standar kurasi Bank Indonesia dan menarik minat buyer global di masa mendatang.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments