GATRABALI.COM, BULELENG – Gerakan Pramuka di Kabupaten Buleleng menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana dengan menggelar aksi karya bakti penanganan pascabencana banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Bali, Indonesia.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Buleleng dengan mengerahkan puluhan anggota untuk membantu membersihkan material sisa banjir.
Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara, dan Lingkungan Hidup Kwarcab Buleleng, I Putu Kariaman Putra bersama Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Anggota Dewasa, Made Tingkat.
Dalam pelaksanaannya, Kwarcab Buleleng turut melibatkan relawan dari Kwartir Ranting Seririt melalui tim Pramuka Peduli. Para anggota pramuka bersama unsur terkait bekerja membersihkan lumpur serta kayu-kayu besar yang terbawa arus banjir hingga masuk ke area permukiman warga.
Kegiatan karya bakti dipusatkan di SDN 5 Banjar yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang. Selain membersihkan lingkungan sekolah, para relawan juga membantu warga membersihkan sisa lumpur yang masih menutupi halaman rumah di sekitar kawasan Tukad Mendaum.
Menurut Kariaman Putra, kehadiran Pramuka di lokasi bencana merupakan bentuk respons cepat dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
“Pramuka hadir untuk membantu mempercepat pemulihan lingkungan serta membuka kembali akses publik yang sempat terganggu akibat banjir bandang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana alam.
“Gerakan Pramuka harus menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Melalui kegiatan karya bakti ini, kita menunjukkan bahwa nilai-nilai kepedulian dan pengabdian dalam kepramukaan benar-benar diwujudkan di lapangan,” ungkapnya.
Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan proses pemulihan lingkungan di Desa Banjar dapat berlangsung lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.(adv/gb)





