spot_img
spot_img
BerandaBaliUnmas Miliki Rektor Baru, Gubernur Koster Tekankan Riset Tak Boleh Hanya Berakhir...

Unmas Miliki Rektor Baru, Gubernur Koster Tekankan Riset Tak Boleh Hanya Berakhir di Jurnal

GATRABALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas) di Auditorium Saraswati, Sabtu, 21 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi riset antara Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh perguruan tinggi di Bali agar hasil penelitian benar-benar berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Rektor yang dilantik, I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa, resmi menjadi pimpinan keempat Unmas sejak berdiri pada 1963. Kampus swasta tersebut berada di bawah naungan Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Denpasar serta dalam koordinasi LLDIKTI Wilayah VIII.

Baca Juga  Pertukaran Pengalaman, DWP Kabupaten Konawe Kepulauan Kunjungi DWP Badung untuk Kolaborasi Program Unggulan

Dalam sambutannya, Koster mengapresiasi komitmen civitas akademika Unmas dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Meski demikian, ia mengingatkan agar penelitian tidak sekadar menjadi pemenuhan kewajiban administratif dosen.

“Kami ingin ada pola kerja sama konkret. Hasil penelitian harus bisa digunakan untuk memperkuat kebijakan dan menjawab kebutuhan masyarakat Bali,” tegasnya.

Ia menjelaskan, konsep kolaborasi akan menghubungkan program studi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang relevan.

Penelitian bidang kesehatan dapat bersinergi dengan Dinas Kesehatan, sektor pertanian dengan dinas terkait, hingga isu lingkungan hidup yang menjadi perhatian bersama.

Baca Juga  Wanging Wengkon Tag-tag Siapkan Rangkaian Aksi Sosial Budaya Sambut HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Pasemetonan

Skema ini nantinya melibatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali (BRIDA) sebagai koordinator utama dan direncanakan mulai berjalan pertengahan tahun ini. Dengan pola tersebut, penelitian kampus diharapkan tidak berhenti di jurnal ilmiah, melainkan diterapkan secara nyata di lapangan.

Koster juga menyoroti pentingnya peran kampus dalam menangani isu strategis, seperti pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Ia mendorong setiap perguruan tinggi mampu menjadi contoh dalam pengelolaan sampah mandiri berbasis inovasi dan teknologi.

Baca Juga  Tradisi Ngejot Warnai Aksi Sosial Astra Motor Bali Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

Menurutnya, integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan program pembangunan daerah akan memperkuat visi Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, terutama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Lanang Putra Perbawa menyampaikan komitmennya untuk membawa Unmas semakin maju dan berdaya saing, tanpa meninggalkan akar budaya sebagai identitas kampus.

Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, sekaligus mendorong mahasiswa dan dosen terlibat aktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Bali.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments