GATRABALI.COM, BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan daerah yang bersih dan sehat.
Hal ini terlihat dari partisipasi Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, dalam verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional 2025 yang berlangsung secara daring di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, Kamis, 21 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Tim Pembina KKS Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli, Forum KKS Bangli, Ketua Forum Kecamatan, serta Pokja Desa.
Sementara itu, tim verifikator berasal dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Sekretariat Negara, serta tim dari Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Wabup Diar menyampaikan tekad Bangli untuk meningkatkan status Swasti Saba Padapa yang sudah disandang sebelumnya menjadi Swasti Saba Wiwerda pada 2025. Optimisme tersebut diperkuat dengan capaian desa ODF (Open Defecation Free) yang sudah mencapai 91,66 persen.
“Target Kabupaten Sehat tidak bisa dicapai hanya dengan mengejar angka, melainkan harus melalui proses yang berkelanjutan. Semua pihak harus ikut terlibat aktif, mulai dari pemerintah, forum KKS, hingga masyarakat desa,” ujarnya.
Wayan Diar menekankan bahwa gerakan Kabupaten Sehat akan bermakna bila benar-benar diikuti perubahan perilaku masyarakat menuju hidup bersih, sehat, dan berdaya guna.
Menurutnya, verifikasi kali ini menjadi momentum penting bagi Bangli untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan membangun kolaborasi yang berkesinambungan.
Dengan dukungan penuh dari berbagai lapisan, Kabupaten Bangli berharap dapat menjadi teladan bagi daerah lain dalam upaya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warganya.(gb)





