GATRABALI.COM, BULELENG – Setelah penantian selama lebih dari tiga dekade, warga Lingkungan Padang Keling, Kelurahan Banyuning, akhirnya memiliki akses jalan yang layak.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, meresmikan pembangunan ruas Jalan Pulau Timor (Jalan Subak Anyar) pada Minggu, 5 Oktober 2025 melalui prosesi melaspas yang dipuput oleh Ida Pandita Putra Dharma Kerti dari Griya Bhuana Sari Padang Keling.
Peresmian dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) I Putu Adiptha Eka Putra, Camat Buleleng, Lurah Banyuning, serta para Kelian Desa Adat dari Padang Keling, Petandakan, dan Banyuning.
Wabup Supriatna bersama jajaran juga turut melaksanakan persembahyangan bersama sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan tersebut.
Kelian Desa Adat Padang Keling, Gede Purnayasa, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng yang telah merealisasikan pembangunan jalan ini.
Ia menuturkan, keberadaan jalan hotmix tersebut akan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah akses ekonomi dan sosial masyarakat.
“Ini wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Jalan ini sudah lama dinantikan, dan kini menjadi kebanggaan bagi kami semua,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR, I Putu Adiptha Eka Putra, menjelaskan bahwa ruas Jalan Pulau Timor memiliki panjang 880 meter dengan lebar 3 meter.
Sebelumnya berupa jalan tanah, kini diaspal dengan hotmix berkualitas tinggi. Proyek ini telah diserahterimakan pada 24 September 2025 dan dinyatakan siap digunakan.
Dalam sambutannya, Wabup Gede Supriatna mengungkapkan rasa haru karena pembangunan jalan ini merupakan impian lama warga yang akhirnya terwujud setelah 35 tahun menunggu.
Ia menegaskan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan ini agar tetap awet dan memberi manfaat jangka panjang,” pesannya.
Lebih lanjut, Wabup Supriatna juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan.
Ia menambahkan bahwa ke depan, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur dengan dukungan dana kolaborasi antar kabupaten di Bali, termasuk untuk bidang pendidikan dan kesehatan.
“Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang semangat gotong royong dan kebersamaan. Dengan sinergi semua pihak, Buleleng akan semakin maju,” pungkasnya.(adv/gb)





