GATRABALI.COM, DENPASAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar menggelar Musyawarah Kerja Kota (Mukerkot) IX Tahun 2025 di Aula Markas PMI Kota Denpasar pada Kamis, 13 Februari 2025.
Acara tahunan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kegiatan PMI Kota Denpasar tahun sebelumnya, menyusun rencana kerja tahun berjalan, serta menetapkan langkah strategis lainnya.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, selaku Ketua PMI Kota Denpasar, secara resmi membuka Mukerkot tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi forum ini sebagai sarana penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program yang telah dan akan dilaksanakan.
“Melalui Mukerkot ini, PMI Kota Denpasar dapat terus berbenah dan meningkatkan pelayanan sosial kemanusiaan, baik dalam hal penyediaan darah bagi rumah sakit maupun dalam upaya penanggulangan bencana. Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh kegiatan PMI yang sejalan dengan visi Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya,” ungkapnya.
Arya Wibawa juga menekankan pentingnya semangat Vasudhaiva Kutumbakam dan Menyama Braya dalam memperkuat solidaritas masyarakat, terutama dalam bidang kemanusiaan.
Ketua Panitia Mukerkot IX PMI Kota Denpasar, I Made Widra, menjelaskan bahwa peserta Mukerkot kali ini mencakup perwakilan PMI Provinsi Bali, Pengurus PMI Kota Denpasar, Pengurus PMI Kecamatan se-Kota Denpasar, staf Markas dan UDD PMI Kota Denpasar, serta perwakilan Forel dan Forpis PMI Kota Denpasar.
Selain itu, Mukerkot ini juga melibatkan perwakilan Pembina PMR sebagai peninjau, dengan total peserta mencapai sekitar 70 orang.
“Selain mengevaluasi program sebelumnya, Mukerkot ini juga menjadi ajang untuk menyusun Rencana Kerja PMI Kota Denpasar tahun 2025 guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dengan terselenggaranya Mukerkot IX ini, diharapkan PMI Kota Denpasar dapat semakin optimal dalam menjalankan program-program sosial kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat Kota Denpasar.(gus/gb)





