GATRABALI.COM, BADUNG – Memasuki musim penghujan beberapa pesisir pantai di wilayah Kabupaten Badung mulai diterjang sampah kiriman, salah satunya di pesisir pantai Cemagi, Mengwi, Badung.
Sampah-sampah berdatangan sebagian besar berjenis batang kayu dan bambu mewarnai pesisir pantai yang telah terjadi beberapa minggu lalu.
Sampah-sampah kiriman ini datang dari aliran sungai di sebelah barat pantai Cemagi.
PLT Kepala UPT pengelolaan persampahan dan lingkungan hidup, Petang, dan Abian Semal, Badung, Komang Ardiana, menyebut, dalam aktivitas pembersihan dilakukan mampu mengumpulkan sampah kurang lebih 1 ton per hari.
“Kami (Tim pembersih pesisir pantai) kira- kira per harinya mampu membersihkan 1 ton sampah yang sebagian besar berupa batang kayu dan bambu, atau mampu diangkut sebanyak 2 truk daman per harinya,” ujarnya, kemarin pagi,(Jumat,(16/1/2026) di pesisir pantai Cemagi, Badung.
Dalam upaya pembersihan ia menyebut, telah menurunkan puluhan tenaga kebersihan yang dibagi dengan tugas qmasing-masing.
“Tim Kita turunkan disini kurang lebih sekitar 50 orang.Perharinya tim dibagi 2 mandor dari 4 mandor yang ada, Itu kita rutin turunkan 2 mandor per harinya.Waktu pembersihan dilakukan kurang lebih 3 jaman setiap harinya,” bebernya.
Dirinya menyebut, sampah yang telah terkumpul kemudian dibawa sebagian ke PDU dan sebagian lagi dibawa ke TPA Suwung, Denpasar.
“Untuk sampah ini, sementara kita tampung(Dikumpulkan) menjadi beberapa titik dahulu, selanjutnya dibawa ke PDU dan sebagian dibawa ke TPA suwung”, ucapnya.
Menurut pengamatannya, sampah kiriman masih akan terjadi selama 6 bulan ke depan, hal ini dikarenakan sampah yang keluar dari aliran sungai masih sedikit, sehingga kemungkinan akan banyak berdatangan beberapa bulan ke depan.
“Kalau disini kita perkirakan 6 bulanan terjadi adanya sampah kiriman ini.Jadi, fenomenanya berubah, biasanya kalau bulan-bulan ini sudah banyak keluar sampahnya, barang kali ini mundur datangnya.Rata-rata sampah ini berasal dari hulu sungaindi wilayah Desa Bringkit yang semua bermuara kesini,” paparnya.
Dirinya mengatakan kendala pemberaihan dibibir pantai Cemagi hanya faktor Cuaca dan ombak pantai.
“Kendala cuaca dan ombak, kalau ombak gede, tidak bisa lewat ke sini alat beratnya.Tiap harinya ada alat berat model, EXA dan CC guna disini guna mempermudah proses pengangkutan,” tutupnya.(gun/gb)





