GATRABALI.COM, GIANYAR — Bambu Indah, sebuah hotel butik eko-luxury yang terletak di jantung alam Sayan, Ubud, mencatatkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai Penginapan Paling Tak Terlupakan ke-3 di Dunia oleh TripAdvisor dalam penghargaan “Best of the Best – One of a Kind 2025”, Senin, 26 Mei 2025.
Menjadi satu-satunya perwakilan dari Bali dan Indonesia yang masuk dalam 10 besar dunia, Bambu Indah dipilih dari lebih dari 8 juta properti secara global. Penghargaan ini didasarkan sepenuhnya pada ulasan dan pengalaman luar biasa para tamu selama satu tahun terakhir.
Penghargaan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan dua dekade Bambu Indah, yang dikenal dengan pendekatan berkelanjutan, pelestarian budaya lokal, dan inovasi desain. Didirikan pada tahun 2005 oleh pasangan John dan Cynthia Hardy, hotel ini awalnya merupakan kumpulan 11 rumah pengantin Jawa kuno yang kemudian dikembangkan menjadi retret ekowisata dengan 23 kamar unik. Arsitekturnya memadukan kayu jati daur ulang dengan desain bambu ikonik dari firma IBUKU.
“Jika digabung, saya dan John telah menghabiskan 93 tahun tinggal di Bali, dan selama 20 tahun terakhir kami mencurahkan waktu dan hati kami untuk membangun Bambu Indah,” ungkap Cynthia Hardy, co-founder Bambu Indah.
“Dinobatkan sebagai salah satu dari 10 Penginapan Paling Tak Terlupakan oleh TripAdvisor adalah sebuah kehormatan luar biasa,” tambah Cynthia.
General Manager Bambu Indah, Ratheesh Raj, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para tamu dan tim lokal.
“Kami ingin mendefinisikan ulang kemewahan dengan mengajak para tamu untuk kembali terhubung dengan alam, budaya, dan makna hidup. Penghargaan ini mencerminkan visi keluarga Hardy, dedikasi tim kami, dan apresiasi para tamu,” ungkapnya.
Lebih dari 90% staf Bambu Indah berasal dari komunitas lokal. Hotel ini dikenal dengan inisiatif ramah lingkungan seperti kebijakan tanpa plastik sekali pakai, kolam renang alami bebas bahan kimia, serta kegiatan “Trash Walk” mingguan di sepanjang Sungai Ayung untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Sekitar 80% bahan makanan diperoleh secara lokal, sebagian besar ditanam di kebun permakultur milik sendiri.
Keberhasilan Bambu Indah di kancah internasional tidak hanya tercermin dari penghargaan TripAdvisor. Sebelumnya, hotel ini telah diakui sebagai salah satu World’s Greatest Places 2024 oleh TIME Magazine, memenangkan Punch Sustainability Awards, serta masuk dalam daftar hotel terbaik di Ubud versi Condé Nast Traveller dan Travel + Leisure Asia Pacific.
Tak hanya di sektor hospitality, para pendirinya juga dikenal luas sebagai penggagas Green School dan Bamboo U, dua lembaga pendidikan global yang berfokus pada keberlanjutan dan desain regeneratif.
Menatap masa depan, Bambu Indah akan membuka ekspansi barunya di seberang Sungai Ayung pada Agustus 2025, menghadirkan fasilitas baru seperti kolam alami, sauna, ice bath, dan area khusus retret serta spa, yang semakin menegaskan komitmen mereka terhadap kesejahteraan dan gaya hidup holistik.
Sebagai bukti pengalaman berkesan yang ditawarkan, sekitar 60% tamu Bambu Indah merupakan pengunjung yang kembali atau datang melalui rekomendasi. Tak sedikit yang memperpanjang masa tinggal mereka, bahkan menjadikan lokasi ini sebagai tempat untuk bertunangan. Sapi dan bebek yang hidup berdampingan di resort ini pun menjadi daya tarik tersendiri, sering muncul dalam unggahan para tamu di media sosial.
Tentang Bambu Indah
Bambu Indah adalah hotel butik ramah lingkungan yang terletak di Ubud, Bali, dan dikenal secara global atas pendekatan hospitality regeneratif. Didirikan oleh John dan Cynthia Hardy pada 2005, hotel ini mengusung filosofi hidup yang selaras dengan alam dan budaya lokal. Bambu Indah telah meraih berbagai penghargaan internasional dan terus menjadi destinasi unik yang menawarkan pengalaman penuh makna.(*/gb)





