GATRABALI.COM, TABANAN — Suasana Lapangan Alit Saputra mendadak semarak ketika ratusan peserta dan pendukung dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir untuk mengikuti Lomba Burung Perkutut antar OPD.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian menarik dalam peringatan HUT ke-532 Kota Singasana Tabanan.
Sebanyak 42 peserta turut ambil bagian dalam perlombaan yang tidak hanya menonjolkan kecantikan suara burung, tetapi juga membawa pesan penting mengenai pelestarian budaya lokal.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir langsung menyaksikan jalannya lomba, didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, Danrindam IX/Udayana atau yang mewakili, serta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menekankan bahwa burung perkutut memiliki nilai filosofis yang sudah hidup ratusan tahun dalam tradisi Bali.
“Perkutut bukan hanya fauna. Ia adalah simbol petuah, penjaga keberuntungan, dan penghubung harmoni antara manusia dan alam. Ini warisan leluhur yang harus terus dirawat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelestarian burung lokal sejalan dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, terutama prinsip Tri Hita Karana yang mengajarkan keseimbangan manusia dengan lingkungannya.
Lomba ini turut memberi dampak positif bagi perekonomian setempat. Aktivitas peserta dan penonton ikut menggerakkan sektor UMKM—dari pedagang kuliner, penjual pakan burung, hingga pengrajin sangkar.
“Kegiatan berbasis komunitas seperti ini sangat relevan bagi ekonomi masyarakat. Pemerintah akan terus mendorong ruang kreativitas, khususnya melalui konsep Tabanan Titik Kumpul,” kata Sanjaya.
Di tengah suasana hangat, Bupati Sanjaya menghidupkan suasana lewat cerita tentang burung perkutut putih dan ekor 13, yang dalam tradisi Bali dianggap membawa kekuatan menolak energi negatif.
“Kalau ada perkutut berekor 13, saya hadiahkan Rp 1 juta. Itu simbol kemenangan atas angkara murka,” candanya yang disambut tawa peserta.
Setelah penjurian selesai, panitia mengumumkan para pemenang. Hadiah diserahkan langsung oleh Bupati Sanjaya bersama Wabup Dirga dan jajaran Forkopimda.
Berikut daftar pemenangnya:
-
Juara Favorit Pilihan Bupati: Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan
-
Juara 1 & Harapan 3: Kecamatan Pupuan
-
Juara 2 & Harapan 4: Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
-
Juara 3: Kecamatan Marga
-
Harapan 1 & Harapan 6: Kecamatan Selemadeg Timur
-
Harapan 2: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan
-
Harapan 5: Bappeda Kabupaten Tabanan
Lomba burung perkutut yang melibatkan OPD ini kembali menunjukkan bahwa Tabanan mampu merayakan hari jadinya dengan menonjolkan budaya, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu panggung yang sama.
Perayaan kali ini menjadi bukti bahwa pelestarian nilai lokal dapat hidup berdampingan dengan dinamika masyarakat modern.(ri/gb)





