GATRABALI.COM, DENPASAR – Dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan, Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung kenyamanan umat Hindu saat beribadah.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan, perusahaan membuka fasilitas istirahat “Bale Pesandekan Honda” serta membagikan dupa bagi pemedek yang melaksanakan persembahyangan di Pura Sakenan, Denpasar.
Program yang dilaksanakan pada 29–30 November 2025 ini ditujukan untuk memberikan ruang bagi pemedek beristirahat setelah melaksanakan ritual di salah satu pura tertua dan tersibuk di Bali, terlebih pada momen Hari Raya Kuningan yang selalu dipadati ribuan umat.
Kepala Wilayah Astra Motor Bali, Yohanes Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Bali.
“Program ini adalah wujud nyata kepedulian Honda untuk masyarakat Bali. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu pemedek yang beribadah di Pura Sakenan, apalagi pada hari-hari besar keagamaan seperti Galungan dan Kuningan,” ujarnya.
Yohanes menambahkan bahwa kegiatan CSR ini rutin dilakukan dua kali dalam setahun, dengan harapan dapat memperkokoh kedekatan emosional masyarakat Bali dengan Honda serta mendukung program Sinergi bagi Negeri.
Astra Motor Bali menghadirkan berbagai dukungan yang mencakup area persembahyangan hingga kebutuhan operasional Pecalang, antara lain:
I. Fasilitas Bale Pesandekan (Area Persembahyangan Utama)
Satu unit tenda tempat berteduh
Dua unit flooring untuk meningkatkan kenyamanan pemedek
II. Area Operasional Pecalang
Satu unit tenda Pecalang
Lima meja hitam dan lima belas kursi hitam untuk menunjang aktivitas penjagaan
Empat plang Pecalang sebagai penanda dan pengatur area
Dua boks dupa bagi pemedek sebagai sarana persembahyangan
Kegiatan CSR ini menegaskan posisi Astra Motor Bali sebagai mitra yang turut menjaga kelestarian budaya dan nilai spiritual masyarakat Bali.
Kolaborasi antara sektor swasta dan tradisi lokal ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi umat serta mendorong lebih banyak pihak berpartisipasi dalam pelestarian warisan budaya Bali.(ri/gb)





