spot_img
BerandaNasionalGubernur Koster Teken MoU dengan Menteri Imipas, Perkuat Pengawasan dan Layanan WNA...

Gubernur Koster Teken MoU dengan Menteri Imipas, Perkuat Pengawasan dan Layanan WNA di Bali

GATRABALI.COM, TANGERANG – Upaya memperkuat pengawasan dan pelayanan keimigrasian di Bali terus ditingkatkan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI Agus Andrianto, Senin, 27 April 2026.

Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Auditorium Prof. Muladi, Kampus Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Tangerang, Banten.

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa juga turut menandatangani kesepakatan tersebut.

Baca Juga  PLN dan Pemprov Bali Luncurkan Transformasi Energi Hijau Virtual Power Plant

MoU ini berfokus pada optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang di bidang imigrasi. Langkah ini dinilai penting mengingat Bali sebagai destinasi wisata dunia yang memiliki mobilitas warga negara asing cukup tinggi.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan pelayanan keimigrasian semakin efektif dan profesional, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap keluar masuknya orang asing di wilayah Bali.

Menteri Imipas RI Agus Andrianto menyatakan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program kerja kementerian. Namun, ia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam setiap kerja sama.

Baca Juga  Tingkatkan Pendidikan Bali, Gubernur Koster Terima Tawaran 100 Beasiswa dari Delegasi Hungaria

“Karena sehebat apapun kolaborasi yang dibangun, tidak akan berarti apa-apa tanpa dilandasi fondasi integritas. Saya berharap, sinergi ini teraktualisasi dalam kerja nyata,” ujarnya.

Dalam momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, Agus juga mengajak seluruh jajaran melakukan evaluasi kinerja serta memperluas kontribusi pemasyarakatan dalam pembangunan nasional.

Baca Juga  Penanganan Sampah di TPA Suwung Tunjukkan Hasil, Pemerintah Pusat Apresiasi Langkah Bali

Ia menegaskan bahwa warga binaan harus didorong menjadi subjek yang produktif, termasuk melalui program ketahanan pangan yang terintegrasi dengan pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Acara juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia (P3I).(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments