spot_img
spot_img
BerandaBaliPenanganan Sampah di TPA Suwung Tunjukkan Hasil, Pemerintah Pusat Apresiasi Langkah Bali

Penanganan Sampah di TPA Suwung Tunjukkan Hasil, Pemerintah Pusat Apresiasi Langkah Bali

GATRABALI.COM, DENPASAR – Upaya penataan pengelolaan sampah di TPA Suwung mulai menunjukkan perkembangan positif. Hal ini terungkap saat Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima kunjungan Inspektur Utama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Winarto, di Denpasar, Selasa (7/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa kebijakan pembatasan sampah yang masuk ke TPA Suwung sejak 1 April 2026 berdampak signifikan. Volume truk pengangkut sampah yang sebelumnya mencapai ratusan unit per hari kini berkurang lebih dari 50 persen.

Menurutnya, kebijakan tersebut menegaskan bahwa hanya sampah residu yang boleh dibuang ke TPA, sementara sampah organik wajib dikelola di sumbernya.

Baca Juga  Bupati Tamba Lepasliarkan Belasan Penyu Hijau hasil Tangkapan Penyelundupan

“Perubahan ini memang sempat menimbulkan penyesuaian di awal, terutama bagi pengelola sampah swasta. Namun kini kondisi sudah semakin tertib,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembatasan ini akan terus diberlakukan hingga akhir Juli 2026. Setelah itu, TPA Suwung direncanakan tidak lagi beroperasi sebagai tempat pembuangan akhir.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah dari rumah tangga. Upaya ini juga didukung dengan pengembangan fasilitas seperti komposter dan sistem pengelolaan berbasis sumber.

Baca Juga  Finalis JBB 2023 Siap Promosikan Pariwisata Buleleng

“Kami ingin menjadikan ini sebagai langkah besar menjaga lingkungan Bali agar tetap bersih dan berkelanjutan,” ujar Koster.

Di sisi lain, Inspektur Utama KLH/BPLH, Winarto, menilai langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan progres yang baik. Ia menyebut sinergi antara pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten berjalan efektif dalam mengatasi persoalan sampah.

“Kami melihat langsung di lapangan, hasilnya sesuai dengan laporan. Ini menunjukkan kolaborasi yang solid dan bisa menjadi rujukan bagi daerah lain,” ungkapnya.

Baca Juga  Tumbuhkan Kreatifitas, Wawali Arya Wibawa Hadiri Lomba Poster Digital

Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi atas komitmen dan kerja keras pemerintah daerah di Bali.

Menurutnya, keberhasilan ini dapat menjadi contoh nyata bahwa persoalan sampah dapat ditangani secara serius melalui kebijakan yang tegas, dukungan masyarakat, serta pengawasan yang konsisten.

Ke depan, edukasi kepada masyarakat dan penegakan aturan akan terus diperkuat agar kebiasaan memilah sampah dapat menjadi budaya, sekaligus mendukung terwujudnya Bali yang bersih dan lestari.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments