GATRABALI.COM, JEMBRANA – Suasana hangat dan penuh haru mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pada Rabu, 6 Mei 2026.
Tidak dirayakan secara mewah, momentum pertambahan usia tersebut justru diisi dengan kebersamaan bersama anak-anak dari keluarga kurang mampu dalam suasana sederhana namun penuh makna.
Bupati memilih duduk lesehan bersama anak-anak sambil menikmati hidangan sate rombong dan bakso rakyat. Di tengah suasana santai itu, ia membagikan kisah perjalanan hidupnya yang pernah berada dalam kondisi serba terbatas.
Cerita tersebut disampaikan sebagai motivasi agar anak-anak tetap memiliki semangat untuk meraih cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi.
Bupati Kembang mengenang masa kecilnya yang dihabiskan di rumah kontrakan selama hampir satu dekade. Sejak usia dini, ia juga telah terbiasa membantu orang tua bekerja demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Pengalaman hidup tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting yang membentuk karakter disiplin dan kerja keras hingga mampu berada di posisi saat ini.
“Saya ingin adik-adik tahu, saya juga pernah berada di posisi kalian. Saya pernah hidup susah, tinggal di kontrakan cukup lama, dan membantu orang tua bekerja sejak kecil. Tapi dari kesulitan itulah saya belajar tentang arti disiplin dan pantang menyerah,” ujarnya di hadapan anak-anak yang hadir.
Dengan penuh perhatian, Bupati mengajak anak-anak agar tidak minder terhadap keadaan ekonomi keluarga. Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh kondisi hidup saat ini, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar, berusaha, dan tidak menyerah pada keadaan.
“Hari ini mungkin adik-adik merasa belum beruntung, tapi jangan pernah mematikan mimpi. Jika punya tekad kuat, rajin belajar, dan menjaga kedisiplinan, suatu saat kalian bisa menjadi orang hebat yang membanggakan Jembrana,” pesannya yang disambut senyum dan tepuk tangan anak-anak.
Selain memberikan motivasi kepada anak-anak, Bupati juga mengingatkan para orang tua untuk terus memperjuangkan pendidikan anak. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir membantu masyarakat agar tidak ada anak di Jembrana yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena faktor ekonomi.
Momen ulang tahun tersebut turut dihadiri sang ibu tercinta, keluarga besar, Wakil Bupati Jembrana, serta jajaran Forkopimda Jembrana yang memberikan kejutan sederhana. Sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial, Bupati juga menyerahkan paket sembako kepada 51 anak kurang mampu yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan sederhana namun penuh makna itu menjadi gambaran bahwa kepemimpinan dapat tumbuh dari pengalaman hidup yang keras.
Melalui kisah perjuangannya, Bupati ingin menanamkan keyakinan bahwa mimpi besar tetap bisa diraih siapa saja selama memiliki semangat, disiplin, dan kerja keras yang tidak pernah padam.(ri/gb)





