GATRABALI.COM, MANGUPURA – Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Pentas Seni, Pelepasan dan Kenaikan Tingkat siswa TK Shanti Kumara III Sempidi yang berlangsung di Wantilan Desa Adat Sempidi, Sabtu, 6 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus menandai berakhirnya masa pendidikan di tingkat taman kanak-kanak bagi sejumlah peserta didik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Sempidi I Gusti Ayu Kade Oka Dewi Pertiwi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat Desa Adat Sempidi.
Suasana acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa. Mereka tampil membawakan tarian, nyanyian, pembacaan doa, hingga pertunjukan keterampilan lainnya yang mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan publik. Ia menilai perkembangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para guru dan dukungan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.
“Keberadaan anak-anak disini tentu membuat orang tua, guru, dan seluruh hadirin merasa bangga. Hari ini mereka mampu menunjukkan kreativitasnya dengan baik. Dari yang sebelumnya masih harus ditunggui orang tuanya di sekolah, kini mereka tampil percaya diri di atas panggung. Ini merupakan perubahan luar biasa yang tidak terlepas dari keuletan, dedikasi, dan kesabaran para guru dalam mendidik,” ujarnya.
Rasniathi menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Menurutnya, PAUD merupakan fase penting untuk membangun kemampuan sosial anak, membentuk karakter, serta melatih anak berinteraksi dengan lingkungan dan teman sebaya.
“Jika anak-anak sudah mampu membaca dan berhitung, itu merupakan nilai tambah. Tadi saya melihat ada yang mampu membaca doa, matembang, bahkan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan diharapkan dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan pada masa mendatang,” imbuh Rasniathi.
Sementara itu, Kepala TK Shanti Kumara III Sempidi, Desak Putu Mariati, menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya terus mengembangkan pendekatan PAUD Holistik Integratif (HI) sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek pembelajaran, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan, pengasuhan, serta perlindungan anak yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Salah satu fokus utama PAUD Holistik Integratif di TK Shanti Kumara III adalah pencegahan dan penanganan stunting melalui intervensi gizi serta edukasi pola hidup sehat sejak usia dini. Kami berharap melalui sinergi yang kuat dengan program Bunda PAUD, anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan bebas dari stunting,” harapnya.
Melalui kegiatan pentas seni dan pelepasan siswa ini, diharapkan anak-anak semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter sejak usia dini.(nov/gb)





